Keseluruhan Lulus Administrasi Sebanyak 4.032 Pelamar
NABIRE - Lulus administrasi sebanyak 4.032 pelamar atau pencari kerja yang lulus tahap administrasi, nama-nama yang telah
Bagikan
NABIRE - Lulus administrasi sebanyak 4.032 pelamar atau pencari kerja yang lulus tahap administrasi, nama-nama yang telah lulus sudah panitia tempel di berbagai kantor, dinas, kelurahan dan distrik hingga bisa lihat nama-nama keluar sesuai dengan berkas yang telah dimasukan dalam masing-masing formasi beberapa waktu yang lalu. Demikian diungkap Plt BKD Kabupaten Nabire, Semuel Warijo, S.AP.,MAP, Selasa (11/6) bertempat di aula BKD Kabupaten Nabire,pukul 16.30 WIT. Dikatakan Samuel Warijo, lulus administrasi itu sebanyak 4.032 terkait dengan data yang keseluruhan, kami dari pihak panitia berharap kepada seluruh peserta yang telah lulus verifikasi administrasi untuk proses lebih lanjut mereka harus banyak belajar, karena tes ini bersifat rangking dan kelulusan itu ditentukan oleh mereka sendiri nilainya. Didalam jadwal yang ditentukan oleh pemerintah provinsi, jadwalnya ditetapkan pada 19 Juni, tetapi tanggal 19 itu belum dipastikan dapat informasi untuk tes hingga tanggal 19 Juni itu bisa mundur, kami saat ini menanti informasi selanjutnya dari Pemerintah Provinsi Papua. “Tanggal 19 Juni sampai dengan tanggal 19 Juli itu seleksi tes menggunakan komputer para pencari tenaga kerja yang sedang lulus administrasi dan tempelan nama-nama yang dinyatakan lulus itu kami akan tempel yang pertama di Distrik Teluk Kimi, yang kedua Distrik Nabire Barat, yang ketiga di Distrik Uwapa, kemudian di seluruh kelurahan, dilanjutkan dinas pendidikan, dinas kesehatan, kantor Badan Kepegawaian Sumber Daya Aparatur Daerah, Diklat dan rumah sakit RSUD Siriwini Nabire,” jelasnya. Kesempatan yang sama sekelompok orang mereka juga pada saat lihat nama-nama mereka apakah sudah lulus administrasi atau belum mereka lihat di depan Kantor BKD lalu ditemui telah menyampaikan seruan atau aspirasi mereka kepada Pemprov Papua, Papua Barat dan kabupaten/kota ingat Otonomi Khusus ( Otsus) itu. “Kami harap seluruh provinsi Papua dan Papua Barat diterima pegawai orang asli Papua yang telah lulus administrasi itu harus semua diangkat menjadi pegawai. Kami harap kedua provinsi kabupaten/kota yang telah lulus administrasi itu sekali lagi diangkat pegawai karena kedua provinsi adalah otonomi khusus harus diutamakan orang asli papua,” katanya seraya menambahkan, kami mohon mau tidak mau suka tidak suka senang tidak senang pemerintah harus terima kami semua diangkat menjadi pegawai karena ini Otsus. (modes)
Bagikan artikel ini



