Keberadaan IWSS Diharapkan Berikan Kontribusi Berarti Bagi Pembangunan
NABIRE - Keberadaan Organisasi Ikatan Wanita Sulawesi selatan (IWSS) Kabupaten Nabire diharapkan mampu memberikan kontribusi berarti bagi pembangunan di Kabupaten Nabire. Hal demikian diungkapkan Ketua Pengurus Cabang IWSS Kabupaten Nabire periode 2010-2015, Hj. Katherin Ma
Bagikan
NABIRE - Keberadaan Organisasi Ikatan Wanita Sulawesi selatan (IWSS) Kabupaten Nabire diharapkan mampu memberikan kontribusi berarti bagi pembangunan di Kabupaten Nabire. Hal demikian diungkapkan Ketua Pengurus Cabang IWSS Kabupaten Nabire periode 2010-2015, Hj. Katherin Maruanaya Jabal Nur, dalam sambutanya di acara Musyawarah Cabang (Muscab) III IWSS Kabupaten Nabire, Senin (10/10) di Guest House Jalan Merdeka Nabire.
Diungkapkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Nabire itu, Muscab IWSS Kabupaten Nabire semestinya dilaksanakan pada tahun 2015 saat masa bhakti Kepengurusan IWSS Kabupaten Nabire masa bhakti 2010-1016 berakhir, namun karena sejumlah alasan dan sesuai arahan dan petunjuk dari Ketua Wilayah IWSS Provinsi Papua, maka Muscab baru bisa dilaksanakan sekarang.
Dikatakan Katherin Maruanaya, IWSS merupakan organisasi bersifat kekeluargaan yang berbentuk paguyuban merupakan wadah komunitas warga Sulawesi Selatan di Kabupaten Nabire.
Dikatakannya, IWSS diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Nabire secara khusus dan Papua pada umumnya, termasuk pembangunan kualitas manusia baik itu pembangunan dalam tatatan individual, sosial budaya, etika dan moral maupun tatanan institusional.
IWSS dijadikan sebagai rumah bersama bagi seluruh warga dirantau, menjadi rumah sejuk, damai, dan harmonis sehingga siapapun yang masuk merasa nyaman dan tentram.
Dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama warga IWSS dalam menjaga semangat kekeluargaan, tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Katherin Maruanaya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pengurus IWSS Kabupaten Nabire, panitia serta badan pilar KKSS atas usaha dan kerja sama sehingga Muscab III IWSS Kabupaten Nabire berjalan dengan baik.
Kesuksesan Muscab IWSS III berkat dukungan semua pihak. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada pemerintah daerah yang telah membantu dalam menyelenggarakan Muscab. Terima kasih juga kepada donatur dan warga IWSS yang ada di Kabupaten Nabire, pungkasnya.
*Muscab Dilaksanakan Berdasar AD/ART dan Munas IWSS
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IWSS Provinsi Papua, Hj. Dra. Besse Nuranti Irawadi mengatakan, Muscab dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Munaslub IV IWSS di Jayapura.
Ketua Wilayah IWSS Provinsi Papua berharap dapat memahaminya. Ada empat agenda pokok maksud dan tujuan diselenggarakannya Muscab III IWSS Kabupaten Nabire.
Pertama, memilih kaum wanita Sulawesi Selatan kearah kesadaran berorganisasi tanpa meninggalkan pola kekeluargaan dan kebersamaan.
Kedua, membahas laporan pertanggungjawaban Pengurus Cabang IWSS Kabupaten Nabire masa bhakti 2010-2015. Ketiga, menyusun program kerja pengurus dan keempat memilih Ketua Pengurus IWSS Kabupaten Nabire masa bhakti 2016-2021.
Dikatakan Besse Nuranti, kehadiran IWSS di tengah masyarakat Papua pada umumnya dan Nabire pada khususnya mencerminkan bahwa wanita Sulawesi Selatan tidak ketinggalan turut serta dalam program pembangunan khususnya bidang sosial kemasyarakatan.
Lanjutnya, IWSS dapat berperan ganda, dimana tugas pokok ibu-ibu selaku pendidik anak-anak tetapi juga sebagai penopang ekonomi keluarga. Dan secara luas menghimpun diri dalam organisasi kemasyarakatan di daerah ini.
Ketua Pengurus Wilayah IWSS Papua meminta, dalam melaksanakan Muscab mengedepankan kebersamaan dan kekeluargaan, saling menghargai, saling menghormati dan saling menyayangi.
IWSS harus mendukung program pemerintah. Tidak boleh bertentangan. Pemerintah merupakan pembina kemasyarakatan, ungkapnya seraya menambahkan, IWSS diharapkan terdepan menjadi contoh organisasi wanita yang ada di daerah ini bahkan di Papua. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



