Kadisdik Buka Kegiatan Sosialisasi PAK dan SKP Bagi Staf
NABIRE - Bertempat di aula Pertemuan Dinas Pendidikan, Kamis (5/9), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd sec
Bagikan
NABIRE - Bertempat di aula Pertemuan Dinas Pendidikan, Kamis (5/9), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pelatihan Penetapan Angka Kredit (PAK) dan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) tahun 2019/2020.Dua kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari itu diikuti oleh semua kepala–kepala bidang, seksi dan para staf kepegawaian dengan menghadirkan beberapa orang pegawai dari kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire.Dalam sambutannya Kadisdik Yulianus mengatakan, semua peserta diharapkan untuk mengikuti kegiatan pelatihan PAK dan SKP ini secara baik, karena hal ini harus dipahami oleh kita semua, karena begitu kita tidak paham akan menjadi kendala dalam melaksanakan tugas–tugas sebagai PNS.Kita ketahui bersama, dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Nabire, OPD Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire yang memiliki jumlah pegawai terbesar, yakni kurang lebih ada 1.600 lebih PNS yang ada di daerah ini.Dan selaku Kepala Dinas Pendidikan, telah membagi habis semua tugas dan tanggung jawab ke semua bidang maupun seksi dan staf, sehingga diharapkan semua pegawai atau staf dinas, lewat pelatihan ini bisa dapat memahami tugas dan fungsinya masing-masing.Hal lain yang diharapkan, kepala bidang dan masing-masing seksi juga harus terlibat secara serius dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan PAK dan SKP ini, karena kedepan dalam tugas dan pelayanan diharapkan pula semua bidang dan seksi serta staf bisa berfungsi untuk mengerjakan apa yang menjadi tugasnya.Karena kedepan pula semua pegawai dinas maupun para guru yang bertugas di lapangan, tidak ada lagi yang masing-masing mengurus nasibnya berupa kenaikan berkala dan pangkat ke BKD, tetapi semuanya akan diurus lewat satu pintu Dinas Pendidikan.Sebab ada data lain juga di lapangan yang terlihat dengan jelas, ada oknum–oknum PNS yang terlihat malas atau jarang melaksanakan tugas, akan tetapi lebih cepat naik pangkat dan itu bukan saja bagi guru di lapangan, melainkan ada staf dinas juga yang malas, namun lebih cepat naik pangkat.Sehingga kedepan bagi guru di lapangan maupun staf dinas yang malas melaksanakan tugas dengan baik untuk melayani masyarakat, pastilah akan ditindak dengan tetap mengacu pada aturan yang ada dan diawali dengan surat panggilan maupun surat teguran, jika terus kedepan masih malas, maka akan diusulkan untuk dimutasikan.(des)
Bagikan artikel ini



