Jika Sudah Saatnya, Tak Urus Pensiun Itu Beresiko
NABIRE – Di lingkungan pemerintah Kabupaten Nabire ternyata masih cukup banyak PNS yang seharusnya sudah mengurus pensiun namun hingga kini belum mengurus. Artinya, ada PNS yang seharusnya sudah pensiun tetapi masih menerima gaji layaknya PNS yang masih aktif. Hal ini seper
Bagikan
NABIRE – Di lingkungan pemerintah Kabupaten Nabire ternyata masih cukup banyak PNS yang seharusnya sudah mengurus pensiun namun hingga kini belum mengurus. Artinya, ada PNS yang seharusnya sudah pensiun tetapi masih menerima gaji layaknya PNS yang masih aktif. Hal ini seperti dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire, Petrus Agapa, Jumat (18/7), di ruang kerjanya.
Dikatakan Petrus Agapa, pihaknya telah memberitahukan kepada para PNS yang sudah tiba saatnya untuk mengurus pensiun. Hanya saja, masih saja ada dari mereka yang enggan mengurus. Keengganan mengurus pensiun entah karena malas atau karena faktor lain. Jika yang ada PNS yang tidak mengurus pensiun, otomatis yang bersangkutan masih terdata sebagai PNS penerima gaji.
Ternyata masih menerima gaji bagi PNS yang sudah pensiun itu, mempunyai resiko. Karena dikemudian hari, justeru akan membebani PNS yang sudah pensiun sendiri. Gaji yang dibayarkan kepada PNS yang ternyata sudah masuk pensiun ini akan berdampak pemotongan pada dana pensiun yang bersangkutan.
“Kalau memang sudah saatnya pensiun ya seharusnya untuk mengurus pensiun. Jangan dikira kita enak dapat gaji terus walaupun sudah pensiun, karena nantinya kita akan susah sendiri. Gaji tiap bulan yang kita terima ketika kita sudah pensiun itu tidak dibiarkan begitu saja. Tapi ini menjadi temuan, dan dana yang sudah diterima itu harus dikembalikan ke kas negara. Bisa juga dampaknya, akan ada pemotongan dari dana pensiun kita maupun Taspen,” ujarnya. (ros)
Bagikan artikel ini



