NABIRE – Setelah mencermati harapan dan kerinduan masyarakat di Distrik Teluk Umar, Barisan Semut Hitam akan kembali ke distrik terjauh ini untuk menyelesaikan sisa bebannya di Kampung Yeretuar. Kembalinya BSH tentu dengan menggandeng kembali Kodim 1705 Paniai melalui Koramil Kwatisore, Babinsa Kampung Yeretuar.Pendiri Group BSH Nabire, Udin Mardin di Kalibobo mengatakan karena adanya permintaan dari warga di Teluk Umar yang begitu mengharukan, brigade BSH tetap kembali ke Yeretur dan kampung-kampung lainnya, maka BSH tetap akan kembali ke Teluk Umar.Udin Mardin mengatakan, untuk kembali ke Yeretuar, tetap akan bermitra dengan TNI yang sudah kerjasama sebelumnya saat kerja baktu di Kampung Goni dan Yeretuar dalam rangka hari ulang tahun TNI ke- 73 lalu.Pendiri 14 grup WA yang terhimpun di dalam BSH ini menyadari bebanya di Yeretuar belum tuntas. Karena, pekerjaan pembangunan gedung gereja yang ditangani brigade BSH pada saat kegiatan kerja bakti belum sampai final. Pekerjaannya tidak tuntas karena waktunya mepet. Brigade menangani pembanguan gereja hanya sehari, sejak subu hingga malam. Oleh sebab itu, Udin menilai BSH harus kembali untuk menyelesaikan sisa pekerjaan pembangunan gereja hingga tuntas.Brigade BSH  menangani pekerjaan pembangunan gedung gereja berdasar data dari Babinsa Yeretuar, Malikang atas kebutuhan masyarakat yang perlu ditangani mendesak, Koramil Kwatisore menggandeng BSH Nabire untuk membantu melanjutkan pembangunan gedung gereja yang tersendat selama beberapa tahun.Udin Mardin saat tukar pikiran bersama Babinsa Malikang mengatakan, ketika Babinsa kembali ke Kampung, sampaikan kepada bahwa BSH akan kembali ke Kampung Yeretur agar menyampaikan kepada warga bahwa BSH akan kembali. Untuk itu, pendiri  BSH ini meminta kepada masyarakat agar menyiapkan bahan local untuk penyelesaian platform gdung gereja agar ketika BSH kembali ke Yeretuar agar Brigade BS bisa menyelesaikan flatform gereja dengan secepatnya. (ans)