Jap Marey : Semua Tokoh Bersama Masyarakat Harus Buka Diri Bagi 8 Kandidat
NABIRE - Tokoh Politik Senior Nabire Yulian Jap Marey secara tegas meminta para tokoh adat, masyarakat, agama, perempuan dan tokoh-tokoh politik serta pemuda harus membuka diri bagi 8 orang pasangan calon bupati dan wakil bupati yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wa
Bagikan
NABIRE - Tokoh Politik Senior Nabire Yulian Jap Marey secara tegas meminta para tokoh adat, masyarakat, agama, perempuan dan tokoh-tokoh politik serta pemuda harus membuka diri bagi 8 orang pasangan calon bupati dan wakil bupati yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Nabire 9 Desember 2015 mendatang.
Sebab, dengan membuka diri antara tokoh dan masyarakat untuk mengenal lebih dekat 8 orang pasangan calon dan juga mendengar dan melihat dari dekat program kerja serta visi dan misi dari 8 orang calon tersebut mulai dari kegiatan kampanye tertutup hingga kampanye terbuka nantinya, karena 8 orang pasangan calon merupakan putra–putra Papua yang sangat cerdas.Dikatakan Jap Marey kepada Papuapos Nabire, Senin (9/11) di seputar Kelurahan Siriwini Nabire, yang masyarakat pilih nanti pada tanggal 9 Desember di Tempat Pengumutan Suara (TPS) pasti akan menjadi pemimpin, akan tetapi suara terakhir yang ada di TPS merupakan suara milik Tuhan yang kelak akan menjadi pemimpin bagi kita di daerah ini selama 5 tahun mendatang. Sehingga, menurutnya, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan jelang pencoblosan Pemilukada tanggal 9 Desember semua tokoh harus mengajak masyarakat untuk membuka diri menerima kehadiran 8 kandidat untuk melihat dan mendengar langsung program dan visi/misi para kandidat, agar menjadi masukan dan catatan dalam pengambilan keputusan saat berada dalam bilik suara nantinya.Tambahnya, karena kita semua menghendaki pemimpin yang menciptakan dan membawa damai dan perubahan pembangunan bagi masyarakat, bukan kita pilih calon pemimpin yang hanya janji–janji, sebab sudah ada 30-an tokoh membuat pernyataan Pilkada Nabire tetap aman, sehingga pemimpin yang kita pilih juga harus melihat hal itu dengan baik demi masyarakat.Tak lupa selaku tokoh masyarakat dan tokoh politik daerah, ia berpesan kepada pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar dalam pelaksanaan Pemilukada Nabire agar tetap tegas dalam aturan dan hukum yang ada, sehingga masyarakat dan 8 orang pasangan calon bupati dan wakil bupati juga ikut bertanggung jawab, dalam menciptakan Nabire yang aman dan damai.(des)
Bagikan artikel ini



