NABIRE - Ada informasi yang berkembang di kalangan dunia pendidikan bahwa pada Sabtu (4/9/21) Pemda Kabupaten Nabire akan menggelar kegiatan lauching perdana vaksin bagi para murid SMP, SMA dan SMK. 

Informasi ini ditepis Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd. Kata dia, yang benar adalah murid tingkat SMP, SMA dan SMK diarahkan ke Puskesmas-Puskesmas terdekat sesuai alamat tempat tinggal anak untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Selaku Kepala Dinas Pendidikan mengharapkan semua kepala SMP, SMA dan SMK untuk tenang dan tidak terprofokasi dengan berita-berita yang sedang berkembang. Karena berita itu sifatnya hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sebab dalam surat edaran yang dikeluarkan Kepala Dinas tidak menuliskan vaksin perdama. Tetapi yang benar adalah para Kepsek laksanakan kegiatan vaksin bagi peserta didik yang mau dan sudah mendapatakan ijin atau surat persetujuan dari orang tua.

“Kepsek dan dewan guru siapkan anak untuk mengikuti program suntikan vaksin di Puskesmas terdekat di mana peserta didik tinggal. Dan pada hari Sabtu tanggal 4 September 2021 tidak ada istilah libur bagi sekolah yang telah melaksanakan KBM tatap muka. Tetapi bagi anak yang telah mendapatkan surat persetujuan vaksin yang boleh mendapatkan ijin,” kata Kepala DInas Pendidikan Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Rabu (1/9/21).

Sehingga jelang kegiatan vaksin bagi peserta didik tingkat SMP, SMA dan SMK, jangan lagi para Kepsek mendengar berita yang tidak jelas sumbernya. Tetapi harus fokus pada kesiapan vaksin, karena kita sudah masuk KBM tatap muka.

Karena dalam surat edaran kepala dinas telah jelas disampaikan kepada semua kepala sekolah SMP, SMA dan SMK, maka semua kepsek hanya bisa mengikuti dan melaksanakan apa yang telah tertulis dalam surat edaran itu(des)