NABIRE – Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Dogiyai, Drs Anthon Iyowau dan Yanuarius Tigi akan memprioritaskan kesehatan, pendidikan dan gizi (Kesdigi), sebagai program unggulan, jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai periode 2017-2022. Karena, tiga aspek tersebut merupakan awal pembentukan sumber daya manusia dan peningkatan derajat kesehatan manusia yang lebih baik dari sekarang di Kabupaten Dogiyai.Hal itu disampaikan Calon Bupati, Drs Anthon Iyowau didampingi Cawabup Yanuarius Tigi dalam pertemuan terbatas dengan tim pendukung pasangan nomor urut 2 yang digelar di Hotel Karya Papua, Jumat (20/1) siang. Cabup Iyowau mengatakan kesehatan menjadi prioritas karena, ketika masyarakat sehat, pintar dengan tingkat gizi yang baik akan menjadi modal dalam memacu pembangunan di daerah dalam rangka peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Dogiyai. Apabila tingkat pendidikan masyarakat baik, dengan sendirinya tingkat kesehatan dan gizi masyarakat akan membaik. Demikian juga dengan gizi, ketika gizi masyarakat membaik, dengan sendirinya tingkat kesehatan dan pendidikan meningkat.Dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat, kata Iyowau, akan menempatkan mobil ambulans di beberapa titik untuk menjemput pasien ke rumah sakit. Di wilayah Mapia misalnya, ketika jembatan Kali Mapia dan Teu belum dibangun, pemerintah akan menempatkan mobil ambulans di Puskesmas terdekat dan strategis sehingga pasien langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menekan angka kematian. Karena, ketika tidak ada mobil ambulans, pasien bisa meninggal di tengah jalan sebelum masuk rumah sakit, akibat kesulitan kondisi daerah yang sulit.Iyowau mengatakan sementara ini sedang dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dogiyai. Saat pelantikan RSUD sudah selesai sehingga tinggal melengkapi fasilitas penunjangnya.Oleh sebab itu, ketika RSUD Kabupaten Dogiyai difungsikan, petugas medis di RSUD tidak perlu menunggu pasien di rumah sakit tetapi harus menjemput pasien di beberapa titik strategis melalui mobil ambulans. Sebab, selama tidak ada upaya menjemput pasien di tempat, pasien bisa meninggal di jalan akibat kesulitan transportasi.Oleh sebab itu, untuk menekan angka kematian warga di luar rumah sakit, jika pasangan Iyowau-Tigi menjadi Bupati Dogiyai, langkah pertama, menyediakan sarana ambulans di beberapa tempat strategis untuk menjemput pasien. (ans)