Isaias Douw : Pemuda Pewaris dan Penerus Pembangunan
NABIRE - Berbicara tentang pemuda atau generasi muda, tentunya yang harus dipikirkan adalah tugas dan tanggung di waktu yang akan datang sebagai pewaris dan penerus pembangunan. Oleh karena itu, perlu saya ingatkan bahwa saat ini kita berada dalam kondisi yang penuh dengan
Bagikan
NABIRE - Berbicara tentang pemuda atau generasi muda, tentunya yang harus dipikirkan adalah tugas dan tanggung di waktu yang akan datang sebagai pewaris dan penerus pembangunan. Oleh karena itu, perlu saya ingatkan bahwa saat ini kita berada dalam kondisi yang penuh dengan keterbukaan informasi dan kemajuan ilmu pengetahuan maupun tekhnologi, yang menuntut kita semua sebagai insan ciptaan Tuhan, mau tidak mau harus menguasainya.
Demikian terang Bupati Isaias Douw, S.Sos disela-sela peresmian Gedung Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Jemaat Gereja Kemah Ijil (GKI) Tabernakel Oyehe Kabupaten Nabire, Rabu siang kemarin.
Dikatakan, dalam peresmian dan sejalan dengan pengunaan Gedung PAR Tabernakel Oyehe ini maka perlu saya ingatkan bahwa saat ini kita berada dalam kondisi yang penuh dengan keterbukaan informasi dan kemajuan ilmu pengetahuan maupun tekhnologi.
Dimana, kita semua dituntut sebagai insan ciptaan Tuhan, yang mau tidak mau harus menguasainya. Kepada anak dan remaja Tabernakel khususnya, kata bupati, dan seluruh kaum muda yang ada di daerah ini, saya berpesan agar jangan membiarkan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang menguasai kita, tetapi teguhkan tekad untuk menguasai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut.
Terang bupati, kaum anak dan remaja harus melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangun iman, moral dan kepribadian, sehingga dapat menjadi insan pembangunan yang beriman dan menjadi sumber daya manusia yang profesional.
Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, mandiri serta memiliki iman yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tentunya sangat sejalan dengan Program Pemerintah Kabupaten Nabire, yang salah satu misinya adalah Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Marilah kita buat kegiatan-kegiatan yang menyenangkan hati Tuhan melalui gedung ini, sehingga dalam kehidupan ini terus diberkati dan kita mendapat berkat, serta menjadi teladan bagi semua orang,” tandasnya seraya menambahkan jangan kita terbawa dengan pengaruh dunia yang seakan-akan menawarkan keindahan dan kemewahan, sebab hal ini cenderung membawa kita dalam kehancuran.
Namun yang harus kita lakukan adalah selalu mawas diri terhadap perkembangan tersebut, maka selaku generasi muda hendaknya selalu melakukan kegiatan yang didasarkan atas Firman Tuhan.
“Tingkatkan iman dan percaya kepada Sang Agung Yesus Kristus, tidak kompromi dengan hal-hal yang berbau dosa, serta hidup dalam tuntunan Roh Kudus,” imbuh bupati dengan berpesan terkait dengan bahaya dan ancaman penyakit / virus HIV-AIDS yang sudah meraja lelah di kabupaten ini.
bagaimana tidak, akhir bupati, Kabupaten Nabire masuk urutan 5 besar atau peringkat kedua se Papua penyebaran dan penemuan kasus penyakit yang belum ada obatnya ini. Untuk itu, pihak gereja juga dituntut untuk memberikan arahan, penjelasan dan terus mengingatkan terkait bahaya penyakit dan virus yang mematikan tersebut kepada para generasi muda dan jemaat.(wan)
Bagikan artikel ini



