NABIRE – Ironis, penjara atau akrab disebut Lembaga Permasyarakatan (Lapas) tanpa adanya Closed Circuit Television atau biasa disingkat CCTV. Hal ini, diakui Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Nabire Sopian, ketika ditemui awak media ini siang kemarin di ruang kerjanya. Terang Kalapas Sopian, ketika dikonfirmasikan media ini terkait kaburnya delapan (8) Narapidana Kamis sore kemarin, salah satu yang menjadi kurang optimalnya pengawasan internal di Lapas Kelas II B Nabire soal tidak terpasang atau adanya CCTV. “Saya (jelasnya) baru bertugas di Nabire sekitar akhir bulan Oktober 2017 kemarin, dengan kaburnya beberapa Napi kemarin ini, kami baru teringat pentingnya CCTV. Masa penjara tidak ada CCTV,” akunya kurang lebih. Hal tersebut pun sangat disayang beberapa pihak lainnya, selain faktor keamanan, pengawasan terhadap tahanan pun kiranya sangat penting. Ketika tidak adanya CCTV tentunya akan menghambat pengontrolan dan pengawasan kedalam. Semoga dengan kejadian kaburnya delapan Napi Kamis, sekira pukul 16.30 WIT kemarin jadi pembelajaran internal Lapas Nabire kedepan. Ini terlepas metode pembinaan yang nanti akan diterapkan, semoga tidak ada lagi warga binaan Lapas Nabire yang kabur lagi dikemudian hari.(wan)