Guru Agama Wajib Memberikan Literasi Membaca Kitab Suci
NABIRE - Menyimak kondisi anak-anak usia sekolah yang akhir–akhir ini ditemukan sudah terpengaruh dengan ajakan sesama teman, maka dip
Bagikan
NABIRE - Menyimak kondisi anak-anak usia sekolah yang akhir–akhir ini ditemukan sudah terpengaruh dengan ajakan sesama teman, maka diperlukan bimbingan pengetahuan yang langsung diberikan guru agama di semua sekolah SMP/MTs yang ada di Kabupaten Nabire. Hal ini mestinya dapat dilakukan seiring dengan masuknya Pendidikan Karakter Anak bangsa yang sudah masuk dalam kurikulum pendidikan dan wajib di semua sekolah. Dan hal lain yang mestinya dipahami para guru agama tingkat SMP/MTs, dari data para murid yang sudah masuk SMP/MTs jarang sudah mengikuti ibadah-ibadah. Sehingga dengan literasi yang diberikan oleh guru agama di jam-jam pelajaran, diharapkan sebagai bentuk ajakan bagi anak-anak murid dalam meningkatkan iman dan tagwa kepada Tuhan Yang Masa Kuasa. “Jika anak sudah beribah di hari–hari ibadah, maka jalan satunya anak harus literasi membaca kitab suci,” kata Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Melkias Pekey, S.Pd, S.Ip, MM kepada Papuapos Nabire, Jumat (5/7) di ruangan kerjanya. Dirinya mengharapkan literasi membaca kitab suci merupakan salah satu program wajib yang dilaksanakan di semua sekolah SMP/MTs yang ada di Kabupaten Nabire. Agar anak tidak mudah tergoda hal-hal negatif dan lebih dekat pada Tuhan. Dengan demikian tugas seorang guru di sekolah bukan saja memberikan ilmu pengetahuan. Tetapi juga ikut bertanggung jawab kepada anak-anak dengan bimbingan khusus soal kebenaran yang diajarkan Tuhan melalui semua kitab suci sesuai dengan ajaran agama masing-masing.(des)
Bagikan artikel ini



