Generasi Sekarang Kurang Paham Nilai-nilai Pahlawan
NABIRE – Generasi sekarang kurang memahami nilai-nilai perjuangan dari para pahlawan yang telah gugur sebelumnya. Bahkan, anak-anak s
Bagikan
NABIRE – Generasi sekarang kurang memahami nilai-nilai perjuangan dari para pahlawan yang telah
gugur sebelumnya. Bahkan, anak-anak sekolah sekarang ini kurang mengenal para
pejuang, pahlawan yang telah berjasa merebut kemerdekaan dan mempertahankan
bangsa Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai perjuangan dari pahlawan perlu ditanamkan kepada generasi muda
melalui pendidikan di sekolah. Salah satunya, upacara hari Pahlawan perlu
diperingati setiap sekolah di halaman sekolahnya masing-masing. Ketua Panitia Hari Pahlawan Kabupaten Nabire, Ishak, SE di ruang kerjanya akhir pekan lalu
mengatakan untuk membangkitkan kembali nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi
muda khususnya pelajar dan mahasiswa di daerah ini dihimbau untuk melaksanakan
upacara bendera Hari Pahlawan di halaman sekolah dan kampus masing-masing pada
peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2017 mendatang. Ishak menambahkan, Bupati Nabire, Isaias Douw juga menghimbau kepada setiap sekolah mulai dari
Taman Kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi agar mengadakan upacara
peringatan Hari Pahlawan di masing-masing sekolah dan kampus. Hal ini dalam
rangka memberikan pemahaman dan pengertian kepada generasi muda untuk
menghargai para pejuang, pahlawan yang telah berjasa di dalam membela dan
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sebab, kata Ishak, generasi sekarang ini kurang memahami nilai-nilai pahlawan. Padahal,
kemerdekaan yang kita dinikmati sekarang merupakan hasil perjuangan dari para
pahlawan yang telah gugur demi tanah air Indonesia. Kurang menghargainya
nilai-nilai pahlawan di kalangan generasi muda di daerah ini, Ishak
mencontohkan kurang mengenalnya pahlawan nasional kita. Ia mencontoh, ketika kita bertanya, siapa pahlawan Kahar Musakar dari mana, belum tentu
anak-anak sekarang ini menjawab dari daerah ini. Demikian juga, ketika orang
bertanya, Pahlawan Diponegoro berasal dari daerah mana. Generasi muda dewasa
ini belum mengenal siapa-siapa pahlawan nasional kita. “Ini beda dengan
generasi masa lalu yang menghafal pahlawan nasional kita,” tuturnya mencontoh. Oleh sebab itu, untuk memperkenalkan para pahlawan, mulai tahun ini, kita imbau agar setiap
sekolah dan perguruan tinggi agar melaksanakan upacara di kampus dan halaman
sekolah masing-masing. Ketika ditanya, apakah akan diwajibkan kepada masing-masing sekolah wajib upacara hari
Pahlawan, Ishak mengatakan hanya akan koordinasi dengan instansi teknis yang menangani
sekolah, Dinas Pendidikan Nabire. Panitia dan Bupati hanya menghimbau kepada
sekoah dan perguruan tinggi untuk upacara pada peringatan hari Pahlawan. Soal
nanti diwajibkan atau tidak merupakan wewenang Dinas Penidikan, Panitia dan
Bupati hanya menghimbau saja. (ans)
Bagikan artikel ini



