DP3A Nabire Bina 6 Anak Terlupakan
NABIRE – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Nabire membina 6 anak terlupakan asal Mamberamo di Nabire. Disebut terlupakan karena tidak mengenal orang tuanya dan masih buta huruf dan aksara.

NABIRE – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Nabire membina 6 anak terlupakan asal Mamberamo di Nabire. Disebut terlupakan karena tidak mengenal orang tuanya dan masih buta huruf dan aksara.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Nabire, Diana Serila Youw di ruang kerja, Jumat (25/3/22) mengatakan, pihaknya sedang membina 3 anak asal Mamberamo di pinggir Kali Mosairo, Lagari yang terlantar. Mereka ini tidak mengenal orang tua, mereka datang sendiri. Disamping itu, mereka juga tidak bisa membaca dan menulis.
“Kami ketemu di sana (pinggir Kali Mosairo), mereka tinggal tanpa orang tua. Tidak kenal orang tua mereka di mana,” tuturnya.
Selain di pinggir Kali Mosairo, Lagari, DP3A Nabire juga tengah tangani anak-anak Mamberamo lain di Waroki yang masih butu huruf lagi terlantar.
Menurut Diana, anak-anak terlantar asal Mamberamo ditemukan saat turun ke lapangan dan mendekati keluarga asal Mamberamo di penampungan Waroki dan pinggir Kali Mosairo.
Diana menambahkan, kelompok masyarakat ini kurang mendapat perhatian selama ini. Oleh karena itu, Diana berusaha mendekati mereka dan ternyata ditemukan anak-anak terlantar yang tidak mengenal orang tuanya, lagi pula buta tulis dan baca. Oleh karena itu, Diana sedang membina anak-anak terlantar dari masyarakat Mamberamo di Nabire.
Disamping pembinaan baru, Diana juga memperlihatkan ketrampilan hasil karya anak-anak terlantar, binaan DP3A Nabire berupa bunga hias dan anyaman berbahan plastik. (ans)
Bagikan artikel ini



