NABIRE - Terlihat dimana-mana tumpukan sampah di kota Nabire, sepertinya ditempat umum, Pasar Kalibobo, Pasar Kartum, Pasar Oyehe, Taman Gizi Oyehe, Pantai Nabire, Pasar Sore KPR Siriwini, Jalan Jayanti dan sebagainya merajalela di kota ini, kalau Dinas Lingkungan Hidup tutup pemerintah, sampah mau dikemanakan?. Pantauan media ini, apa yang dilakukan oleh tenaga honorer itu semua pegawai maupun masyarakat yang ikut aksi kemarin di Dinas Lingkungan Hidup sangat menyedikan. Benar-benar pemerintah tutup dinas terkait itu, berarti tumpukan sampah kota Nabire, selanjutnya akan dikemanakan, kata mereka ataukah kota Nabire akan bersih terus menerus sampai dunia, sama sekali tidak akan terjadi harapan pemerintah khususnya kota bersih terus itu karena dengan adanya manusia ada. Tidak mungkin tidak ada sampah di bumi ini, kecuali di sorga. “Akhir-akhir ini saja tumpukan sampah semakin menonjol di berbagai tempat umum, apalagi sampah itu terus menerus sehingga kota Nabire kedepan dan orang luar akan datang melihat keindahan kota tidak nyaman, maka perasaan tuan rumah bagaimana dan kita muka sembuyi dimana,” katanya. Bidang kebersihan kota adalah sangat penting bagi kita untuk menjaga kenyamanan dan keindahan kota yang bersih, rapi dan indah. Mereka (pegawai honorer) yang berperan penting dapat diberdayakan oleh saudara-saudara kita yang masih mengabdi terus menerus itu diangkat pegawai. Sehingga, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja dinas dimaksud harap mohon maklum atas pelayanan kemacetan yang kami lakukan saat ini karena kami kecewa apa yang dilakukan oleh pemerintah, maka tenaga honorer akan menunggu kedatangan Bupati Isaias Douw S. Sos MAP datang di Nabire.(modes)