NABIRE - Ditengarai, SD Inpres Ugida Distrik Siriwo Kabupaten Nabire, tidak melaksanakan ujian kenaikan kelas, ulangan umum akhir semester genap tahun pelajaran 2018-2919. Kepala sekolah meninggalkan tempat tugas sejak usai pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Dasar (SD) awal Mei lalu.Masyarakat setempat mempertanyakan, nasib anak-anak sekolah, bagaimana dengan penentuan kenaikan kelas bagi murid kelas I hingga kelas V. Sebab, sekolah tidak melaksanakan ulangan umum untuk menentukan nasib murid, apakah naik kelas atau tidak. Karena, ulangan umum semester genap ikut mempengaruhi penentuan bagi guru untuk menilai siswa apakah murid tersebut naik kelas atau tidak.Masyarakat setempat sebagai orang tua murid, bingung dengan nasib anak-anak mereka. Sebab, guru tidak melaksanakan ulangan umum untuk kenaikan kelas sehingga ibarat nasib anak murid terkatung-katung. Sumber yang layak dipercayakan dari Ugida, Jumat (14/6) mengatakan, guru kelas tidak melaksanakan ulangan umum bagi anak-anak SD Ugida karena kepala sekolah tidak berada di tempat. Kepala SD yang bersangkutan sudah ke Nabire sejak selesai melaksanakan ujian nasional dan hingga kemarin (Jumat, 14/6) kepala sekolah tidak berada di tempat tugas.Salah seorang guru yang enggan namanya disebutkan mengatakan, untuk menentukan pelaksanaan ulangan umum untuk kenaikan kelas oleh kepala sekolah sebagai pimpinan. Oleh sebab itu, staf guru menunggu kepala sekolah, apakah ada ulangan umum semester genap atau tidak.Ia menambahkan, staf juga bingung dengan penentuan kenaikan kelas bagi anak-anak kelas I hingga kelas V karena, salah satu dasar, tidak ada nilai ulangan umum semester genap.(ans)