Disbudporapar Kembangkan Potensi Wisata Bahari
NABIRE - Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Drs. Blasius Nuhuyanan, mengatakan melalui Pesta Budaya Daerah ke–III Tahun 2015, Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata, secara tidak langsung dan kedepannya, tetap akan terus mempro
Bagikan
NABIRE - Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Drs. Blasius Nuhuyanan, mengatakan melalui Pesta Budaya Daerah ke–III Tahun 2015, Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata, secara tidak langsung dan kedepannya, tetap akan terus mempromosikan kekayaan alam wisata bahari yang ada di Kabupaten Nabire.
Katanya, sejalan dengan program pemerintah pusat dan provinsi yang mana pariwisata merupakan salah satu sektor prioritas dalam rangka pertumbuhan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Maka, pemerintah daerah melalui dinas kebudayaan pemuda olahraga dan pariwisata telah melaksanakan beberapa program dan kegiatan yang sasarannya kepada pemberdayaan masyarakat, serta program kegiatan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka mempersiapkan masyarakat agar siap menjadi pelaku-pelaku usaha dibidang kepariwisataan. Yang mana, lanjutnya, salah satu potensi pariwisata daerah kabupaten Nabire adalah pengembangan wisata bahari, kawasan taman nasional teluk cenderawasih yang berada di dua distrik Kabupaten Nabire yaitu, Distrik Yaur dan Teluk Umar menjadi prioritas dalam pengembangannya karena di kawasan ini sudah terkenal sampai ke dunia internasional karena munculnya ikan terbesar di dunia yaitu Ikan Hiu Paus atau Gurano Bintang yang menjadi icon wisata bahari Kabupaten Nabire. Dirinya berharap, kedepan pesta budaya dan Hiu Paus merupakan dua kegiatan yang akan menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara. Dengan adanya kegitan pesta budaya daerah ini, diharapkan semua warga Nabire dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui ungkapan nilai-nilai seni dan budaya daerah, serta menggali, melestarikan dan mengembangkan potensi seni budaya tradisional yang ada di kelompok suku atau etnis yang ada di kampung di masing-masing distrik di wilayah Nabire. Selanjutnya, mempromosikan pariwisata daerah ke tingkat nasional dan internasional. (cad)
Bagikan artikel ini



