Daniel Yarawoby Terpilih Kepala Suku Besar Yerisiam
NABIRE – Daniel Yarawoby terpilih menjadi Kepala Suku Besar Yerisiam mengantikan almarhum SP. Hanebora. Terpilihnya Daniel sebagai kepala Suku Besar Yerisiam melalui Musyawarah Adat (Musdat) besar masyarakat Yerisiam yang berlangsung di Kampung Sima Distrik Yaur, dua hari k
Bagikan
NABIRE – Daniel Yarawoby terpilih menjadi Kepala Suku Besar Yerisiam mengantikan almarhum SP. Hanebora. Terpilihnya Daniel sebagai kepala Suku Besar Yerisiam melalui Musyawarah Adat (Musdat) besar masyarakat Yerisiam yang berlangsung di Kampung Sima Distrik Yaur, dua hari kemarin.
Selain telah terpilihnya kepala suku besar Yerisiam, dalam Musyawarah Besar (Mubes) masyarakat adat Suku Yerisiam yang terdiri dari empat sub suku, diantaranya sub Suku Waoha, sub Suku Akaba, sub Suku Koroba dan sub Suku Sarakwari juga telah memilih dan memiliki perwakilan kepala sub suku.Data dan informasi yang diterima media ini, hasil Mubes Suku Yerisiam, terpilih sabagai kepala suku besar Yerisiam wilayah Nabire, Daniel Yarawoby, dibantu 4 kepala sub suku diantaranya, sub Suku Waoha, Imanuel Money, Suku Akaba Melkianus Yarawobi, Suku Koroba Lukas Rumirawi dan kepala Sub Suku Sarakwari, Dominggus Akubar. Pihak panitia melalui Wakil Ketua Panitia, Gunawan Hanebora via handphone, kepada media ini sebelumnya mengatakan, musyawarah besar suku Yerisiam yang rencana digelar selama 3 hari itu, berjalan aman, lancar meskipun sempat sedikit ada argumentasi-argumentasi positif dari para peserta Mubes melalui perwakilan sub suku Yerisiam, diantaranya Waoha, Sarakwari, Koroba dan suku Akaba.Sesuai pantauan media ini sebelum pelaksanaan pemilihan kepala suku besar Yerisiam baru, pihak panitia yang diketuai Yansen Sipandang dan wakil ketua, Gunawan Hanebora membuka Mubes dengan melakukan pengecekan (rool cool) peserta musyawarah dan dilanjutkan dengan pengesahan jadwal Mubes. Sebelum dilaksanakan pemilihan dan pengesahan Tata Tertib (Tatib) Musdat Suku Besar Yerisiam, pihak panitia juga mengundang pihak pemerintah daerah dalam hal ini diwakili Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kabupaten Nabire, Dewan Adat Papua (DAP) dan Yayasan Pusaka.Tidak hanya sebatas diundang untuk menghadiri Mubes Suku Yerisiam tersebut, pihak Kesbangpol Linmas, DAP dan Yayasan Pusaka juga diberi kesempatan untuk menyampaikan materi sebagai bahan refleksi bagi masyarakat adat Suku Yerisiam terkait Organisasi kemasyarakat (Ormas), adat dan persoalan yang muncul akhir-akhir ini ditengah masyarakat adat Papua, khususnya di masyarakat Yerisiam.Dan seperti diberitakan sebelumnya pula, pihak Kesbangpol Linmas Nabire melalui Sekretaris Badan Derek Nurlette didamping salah satu Kabidnya memberikan materi refleksi terkait seputar Ormas dan penjabaran serta pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun, sedangkan DAP diwakili Sekretaris I John Gobai,NR menyampaikan materi terkait peran DAP dalam mengangkat harkat martabat masyarakat adat Papua, khususnya masyarakat Adat Yerisiam. Sementara itu, dari Yayasan Pusaka diwakili langsung Arkilaus Baho menyampaikan bahan materi refleksi tentang jembatan orang-orang adat tahun 2015. Usai penyampaian materi refleksi dari Kesbangpol Nabire dilanjutkan dengan materi dari DAP dan Yayasan Pusaka. Namun sebelumnya dari Yayasan Pusaka menyerahkan secara simbolis terkat peta sawit di Papua yang dikuasai oleh pemengang modal dengan pengabaian hak ulayat masyarakat adat. (wan)
Bagikan artikel ini



