NABIRE - Persatuan Warga Sinjai Bulukumba atau lebih dikenal dengan sebutan To Sinjai na Bulukumba di singkat To‘ SIBA Nabire merupakan wadah berhimpunnya warga Sinjai dan Bulukumba Propinsi Sulawesi Selatan yang telah lahir dan berkembang, tinggal menetap di Kabupaten Nabire. Dalam kehidupan sosial bermasyarakat, To‘SIBA Nabire turut andil dalam pembangunan Kabupaten Nabire, diantaranya pembangunan sumber daya manusia, penciptaan kondisi Nabire yang aman dan nyaman melalui penyadaran warga, memberikan ide-ide kreatif, solusi yang menarik dalam menjalankan pembangunan daerah kabupaten Nabire yang kita cintai bersama. Terlebih pada warga To’SIBA Nabire yang berprofesi sebagai muballigh, guru, Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI/Polri, staf perbankan, pengusaha kayu, pengusaha kebutuhan rumah rangga, wiraswasta, pengusaha ikan, mobil rental Bandara serta profesi lainnya yang tentunya secara langsung berkontribusi dalam pembangunan sesuai profesi yang dimiliki oleh masing-masing warga. Dalam keterangannya, Sekretaris To’SIBA Nabire, Aswadi Hamid mengemukakan, program kerja To’SIBA tahun 2017 terealisasi dengan baik, yang dilaksanakan secara terukur dan terarah. Seperti pada bidang pengembangan organisasi, kaderisasi dan keanggotaan, To’SIBA Nabire aktif melakukan pertemuan bulanan secara rutin dan berkesinambungan dari rumah ke rumah, menghimpun warga Sinjai Bulukumba, keterlibatan secara aktif dari Srikandi To’ SIBA dalam kegiatan yang dilakukan oleh Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Nabire, serta memberikan bantuan tenaga dan pikiran bagi warga luar To’SIBA yang membutuhkan sesuai kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing warga. Sementara pada bidang informasi, komunikasi dan hubungan sosial kemasyarakatan, To’SIBA Nabire aktif memberikan informasi antar sesama warga terkait dengan adanya kegiatan organisasi, juga saling mendukung pada acara-acara individu warga seperti pernikahan, aqiqah/syukuran serta adanya pemberian semangat/motivasi apabila ada warga yang terkena musibah atau cobaan. Lanjut Aswadi Hamid, pada bidang pembinaan kerohanian dan penyelesaian urusan kekeluargaan, To’SIBA Nabire aktif dalam pengajian rutin yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Pengurus To’ SIBA Nabire juga aktif menjadi mediasi dalam penyelesaian urusan kekeluargaan yang dihadapi oleh warga,” ucapnya. Persatuan To’ SIBA Nabire semakin kuat dan mantap untuk tetap aktif dan mempertahankan eksistensinya sebagai organisasi badan pilar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Nabire yang juga sebagai pioneer pergerakan organisasi KKSS. “Eksistensi TO’ SIBA Nabire tidak lepas dari keinginan kuat dari Warga Sinjai Bulukumba yang terhimpun didalamnya untuk saling memahami, saling mengisi, saling memperkuat yang pada akhirnya dapat tercipta persatuan dan kesatuan yang kokoh,” akhir Aswadi Hamid.(wan)