NABIRE - Buka bersama yang dilaksanakan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, MM, Jum’at (18/7) di Mako Ymendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Kabupaten Nabire, Yulian Yap Marey. Yulian Yap Marey yang juga hadir dalam kegiatan itu mengatakan Pangdam XVII/Cenderawasi datang dan berkunjung ke Nabire melaksanakan buka bersama dengan seluruh parjurit dan seluruh komponen masyarakat termasuk para kepala suku, tokoh-tokoh agama lintas agama juga diundang ini merupakan hal yang luar biasa. Karena dengan demikian Pangdam sudah berusaha menciptakan rasa aman, dan damai di daerah ini. Menyatukan seluruh komponen yang ada untuk bersatu dan bersama-sama menciptakan keamanan dan kedamaian serta mengajak untuk membangun Nabire khususnya dan Papua pada umumnya.“Ini juga merupakan wujud dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa demi kemanan dan kedamaian kedepan,” ungkapnya.Dikatakan Yap Marey, seperti yang diungkapkan Pangdam, barang siapa menanam kebaikan di Tanah Papua maka dia akan menemukan tanda heran ke tanda heran yang lain. Sebaliknya barang siapa berbuat kesuitan, kejahatan di Papua maka dia akan kena kutukan dan kutukan.“Pernyataan Pangdan sangat benar dan ini hal yang luar biasa dan itu perlu diapresiasi dan diterapkan agar terjalin persatuan dan kesatuan serta kebersamaan dalam membina kehidupan berbangsa dan bernegara dan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Nabire,” tuturnya.Selaku kepala suku, tokoh politik dan tokoh masyarakat Kabupaten Nabire, Yulian Yap Marey menilai bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan waktu yag tepat untuk melakukan evaluasi agar mempunyai perilaku yang lebih baik.“Sebagai orang Non Muslim, kita harus menghargai dan menghormati kepada umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa, mencipatkan iklim saling menghargai, saling menghormati sehingga akan tercipta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Nabire yang pada muaranya akan tercipta persatuan dan kesatuan,” tuturnya. (iing elsa)