NABIRE - Sebanyak 78 murid kelas VI SD Negeri 01 Nabire pada Kamis (19/4), melaksanakan ujian Praktek Matapelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terpadu, yang dibagi sesuai kelas, dimana untuk kelas VI A praktek cara penjernihan air, sementara murid kelas VI B membuat perpindahan energi listrik.Untuk kelas VI A langsung dipandu ibu guru kelas VI A Irawati, S.Pd, sementara di kelas VI B didamping gurunya Yesaya Waroi, S.Pd, sehingga semua regu dapat mengerjakan tuganya hingga tuntas dan diberikan nilai oleh guru kelas.Pada saat diskusi bersama wartawan Papuapos Nabire, ibu guru kelas VI A Irawati, S.Pd mengatakan, dalam praktek cara penjernihan air ini, semua murid diminta membawa bahan masing-masing dan pembuatannya langsung dipraktekan di dalam kelas.Sehingga bahan utama yang disiapkan oleh anak-anak berupa sabuk kelapa, ijuk, arang dan spon serta batu kerikil yang semuanya diletakkan dalam gelong air minum dan selanjutnya dimasukan air dan para murid bisa mengamatinya langsung untuk mendapatkan air yang jernih.Diharapkan dari hasil praktek ini, anak-anak murid bisa kembali ke rumah dan dipraktekan dimana anak-anak tinggal dan bisa dikembangkan kepada masyarakat lain yang mungkin saja air yang digunakan itu berbauh dan kabur atau kotor.Sementara, di kelas VI B yang didamping guru kelas Yesaya Waroi, S.Pd mendampingi murid-murid melakukan ujian perpindahan energy listrik yaitu merangkai seri dan pararel lampu serta rangkaian campuran yang bisa menghasilkan energi listrik. (des)