747 Karyawan Kebun Sawit Rayakan Natal Bersama
NABIRE - Bertempat di Kilometer (KM) 16 Wami, Selasa (6/12) telah dilansungkan acara Natal bersama keluarga besar PT Nabire Baru dan PT Sariwana Adi Perkasa dan Natal tersebut dapat dihadiri oleh 747 orang yang terdiri dari karyawan dan karyawati perkebunan Kelapa Sawit den
Bagikan
NABIRE - Bertempat di Kilometer (KM) 16 Wami, Selasa (6/12) telah dilansungkan acara Natal bersama keluarga besar PT Nabire Baru dan PT Sariwana Adi Perkasa dan Natal tersebut dapat dihadiri oleh 747 orang yang terdiri dari karyawan dan karyawati perkebunan Kelapa Sawit dengan thema ”Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat Yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud”.
Ibadah Natal bersama karyawan dan karyawati Perkebunan Kelapa Sawit yang dipimpin Pendeta Everlyn Maraja dengan pokok pembacaan Alkitab yang diambil dari Kitab Injil Lukas, 2 ayat 11, dimana pada khotbah tersebut ibu pendeta lebih menekankan pesan kedamian Natal lewat kelahiran Yesus di bulan Desember.Lebih jauh dikatakan, Natal sangat selalu identik kesederhanaan dan apa itu Natal yang sesungguhnya bagi orang Kristen, dimana Natal mengajak kita semua untuk hidup selalu dengan damai dengan Tuhan akan tetapi juga damai dengan sesama manusia dan Natal itu selalu membawa damai dan suka cita.Karena Natal itu ada selalu dalam hati orang yang selalu dekat dan mencintai Tuhan, sebagaimana Natal yang pertama bagi orang–orang Majus seperti yang tertulis dalam Injil Matius 2 ayat 1 hingga ayat yang ke 2, dikatakan Yesus lahir dengan kerendahan hati, sehingga orang Majus datang menyembahnya dengan meninggalkan segala kesibukannya dan juga mereka orang majus datang juga dengan rendah hati.Sehingga lewat pesta kelahiran Yesus yang diwujudkan dengan perayaan Natal, maka kita memasuki Natal yang terpenting adalah menyiapkan hati kita dan jangan menerima kelahiran Yesus tanpa merendahkan hati, dengan demikian kita memasuki Natal dengan memuji Tuhan dengan kerendahan hati untuk menerima putra Natal.Sebab, dimakna Natal bagi orang Kristen di zaman modern ini sudah tidak terlihat lagi makna Natal yang sesungguhnya, makna Natal itu hanya dengan puji-pujian dari kita bahwa ada Yesus di hati kita untuk bisa dapat mengerjakan karya Tuhan dalam hidup ini.Untuk itu hendaklah hidup dengan puji-pujian bagi Allah dengan melaksanakan perintah Damai dan Kasih bagi sesama dengan kerendahan hati seperti yang tertulis dalam Injil Matius pasal 1 ayat 1 hingga ayat 10, karena semua kerja dan karya kita di dunia ini adalah bentuk ibadah kepada Tuhan dengan taat dan rasa takut akan Tuhan.(des)
Bagikan artikel ini



