NABIRE - Tiga kontingen cabang olahraga secara resmi dilepas Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, Rabu (12/3) dalam bentuk upacara pelepasan di halaman Kantor Bupati Nabire. Ketiga kontingen yang dilepas adalah kontingen renang, catur dan pencak silat. Kontingen renang dan catur dilepas Ketua KONI menuju Jayapura guna mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda). Sementara cabang pencak silat dilepas menuju Solo guna mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) untuk memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah, Walikota Solo, Rektor Universitas Negeri Solo dan Ketua Umum PSHT. Kontingen renang berjumlah 24 orang terdiri dari 20 atlet dan 4 orang official. Kontingen catur berjumlah 8 orang terdiri darai 6 atlet dan 2 official. Sedangkan kontingen pencak silat berjumlah 6 orang terdiri dari 5 atlet dan seorang official/meneger.Dalam arahanya, Ketua KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno mengatakan, pemeritah Kabupaten Nabire melalui KONI merespon positif sehingga memberangkatkan beberapa cabang olahraga untuk mengikuti Kejurda yang telah mendapat undangan resmi dari Pengprov masing-masing cabang olahraga. KONI memberikan pesan kepada kontingen untuk berpegang teguh pada tugas yang dibebankan utamanya para atlet. Pasalnya para atlet yang berangkat merupakan duta-duta olahraga Kabupaten Nabire bagi masing-masing cabang.“Dalam Kejurda diharapkan mampu bermain terbaik, begitu pula bagi atlet yang mengikuti Kejurnas. Karena bukan hal mudah untuk bertanding di tingkat nasional bahkan Kejurnas di Solo juga diikuti oleh atlet dari luar negeri diantaranya, Malaysia, Singapura dan Timur Leste. Sebanyak 186 ribu lebih masyarakat Kabupaten Nabire menggantungkan dan mengharapkan pada perjuangan atlet yang menjadi duta untuk dapat berlaga di ajang Kejurda dan Kejurnas dengan hasil yang maksimal,” tuturnya.Sebagaimana dipesankan kepada kontingen cabang olahraga yang telah diberangkatkan menuju Kejurda, Ketua KONI berpesan untuk percaya diri dalam menghadapi pertandingan, mendengar dan mematuhi yang dikatakan pelatih, selalu berkoordinasi dengan pelatih/meneger sehingga terbangun jalinan komunikasi yang baik.Tuturnya, dalam pertandingan, menang dan kalah itu hal biasa. Namun yang terpenting bermainlah sebaik mungkin, jadilah yang terbaik. Karena yang terbaik itu akan menjadi yang terbaik bukan semata-mata mencari kemenangan. Kedua, jaga nama baik daerah.“Dalam Kejurda nanti, jaga dan bawa nama baik Nabire, tunjukan bahwa Nabire merupakan daerah yang cinta damai. Dan itu harus ditunjukan dalam sikap dan perilaku, patuhi segala aturan pertandingan yang ada dan junjung tinggi nilai-nilai sportifitas. Tunjukan bahwa Kabupaten Nabire merupakan daerah yang cinta damai,” pungkasnya. (iing elsa)