NABIRE - Setelah mengikuti kegiatan Praktek Kerja  Industri (Prakerin) selama tiga bulan pada Dunia Usaha dan Dunia Indistri (DUDI) yang ada di wilayah Kabupaten Nabire, maka pada Jumat, 5 Oktober 2018 pihak sekolah SMK Pongtiku Nabire telah menarik kembali ke26 orang murid yang melakukan kegiatan Prakertin ke sekolah.Penarikan ke-26 orang murid SMK Pongtiku Nabire ini disesuaikan dengan jadwal Prakerin yang telah disepakati bersama pihak DUDI, sehingga memasuki minggu baru pekan depan akan diberikan kesempatan kepada ke26 murid untuk memulai penulisan laporan Proposal hasil Prakerin yang akan didampingi langsung oleh masing-masing guru pembimbing.Demikian dikatakan Kepala SMK Pongtiku Nabire Ester Palinggi, S.Pd, kepada Papuapos Nabire, Jumat (5/10), di ruang kerjanya seraya menambahkan, saat kegiatan laporan hasil proposal oleh peserta didik, akan diundang juga pihak DUDI untuk memberikan penilaian atas laporan proposal para murid.Dan kegiatan laporan hasil Prakerin berupa proposal itu merupakan salah satu ujian bagi siswa/siswi sesuai jurusan produktif masing-masing yang akan dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai pada tanggal 18 hingga 20 Oktober 2018, sehingga murid atau peserta Prakerin berkewajiban membuat laporan hasil prakerin.Untuk itu, setiap murid wajib menyampaikan hasil Prakerin berupa Proposal itu dihadapan guru produktif, panitia Prakerin dan juga pihak DUDI, sebab dari sinilah pihak guru bisa memberikan nilai kepada peserta didik sesuai dengan pengetahuan antara teori dan praktek selama di sekolah dan DUDI saat mengikuti Prakerin. (des)