NABIRE – Proyek penambahan lahan persawahan baru seluas 150 hektar di Kabupaten Nabire telah diresmikan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Nabire, Senin (11/1/2016) dan akan segera dimulai pengerjaannya pembukaan lahannya pada Februari 2016 mendatang.Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Yasor V. Sawo di lokasi lahan persawahan yang akan dikerjakan di Kampung Wanggar Sari, Distrik Wanggar Kabupaten Nabire.Pengerjaan lahan persawahan tersebut kata dia, ditargetkan akan selesai pada bulan Juni atau Juli 2016 dan sudah bisa ditanami. Ia menambahkan untuk proses pengerjaannya akan dilakukan sepenuhya oleh pihak ketiga dalam hal ini, Denzipur 12/OHH dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nabire dalam hal ini memiliki tugas mengawasi dan mengawal proses pelaksanaan pengerjaannya sampai dengan siap tanam.“Pembukaan lahan, pembersihan, pembuatan petak sawah, saluran irigasi, jalan dan sebagainya itu adalah tanggung jawab TNI Angkatan Darat di wilayah Kodim 1705/Paniai,” ungkapnya.Adapun sumber dana untuk proses pembukaan lahan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun anggaran 2016 ini.“Untuk unit costnya per hektar Rp.20 juta jika dikalikan 150 hektar maka jumlah keseluruhannya kurang lebih Rp.300 Juta,” ungkapnya.Ditempat yang sama, Komandan Kodim 1705 Paniai, Letkol Arh. Yulian Iskandar, mengatakan bahwa aparat TNI selalu siap untuk mendukung kegiatan pertanian yang ada di Papua, khususnya di Kabupaten Nabire.“Karena memang untuk tahun 2016 ini sudah diprogramkan dari Kementerian Pertanian maupun TNI Angkatan Darat (AD) dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) untuk penambahan lahan persawahan di Kabupaten Nabire ini,” katanya.“Dan ini jelas kami sebagai aparat di Kawasan Kodim 1705 Paniai dibantu dengan Denzipur 12/OHH untuk melakukan proses pengerjaan tersebut,” katanya lagi. (wan/ist)