Lompat ke konten utama
Papuapos Merauke

Pencarian

“Kajian Ilmiah Pers”

100 artikel cocok dengan pencarian Anda.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (31) In Depth atau Pendalaman Berita
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (31) In Depth atau Pendalaman Berita

NABIRE - Suatu berita yang mengundang perhatian publik dan penting buat kehidupan khalayak, sering kali membutuhkan pendalaman. Biasa dikenal berita In Depth. Keterampilan ini perlu dimiliki oleh seorang wartawan, sebagai salah satu penulisan disamping spotnews, features dan investigasi.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (30) Investigasi, yang Menghubungkan Antar Entitas
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (30) Investigasi, yang Menghubungkan Antar Entitas

NABIRE - Investigasi sangat terkait dengan mengkontruksi keterhubungan dari segala sesuatu. Jika ilmu pengetahuan alam hampir seratus persen dibangun dalam hubungan akibat terhadap sebabnya (hubungan kausalitas), maka berita investigasi sama seperti itu, bahkan ditambah dengan konstruksi eksistensial. Dalam konstruksi eksistensial bahkan entitas hubungan lenyap, disebabkan eksistensi itu hanya ada satu semata. Wujud Al Basth, sederhana dan aksiomatik.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (29) Investigasi: Antara Kerja Intelejen dan Penyelidikan
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (29) Investigasi: Antara Kerja Intelejen dan Penyelidikan

NABIRE - Sebelum satu pihak terjun ke medan perang, terlebih dahulu dikirim bidang intelejen untuk mengetahui semaksimal mungkin informasi. Pekerjaan seorang intelejen bersifat tertutup dan tak boleh diketahui oleh pihak lain. Hasil dari pengintaian dan pengumpulan informasi dilaporkan ke pusat kendali untuk diolah sebagai strategi.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (27) Features: Berkaca pada Cermin Kemanusiaan
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (27) Features: Berkaca pada Cermin Kemanusiaan

NABIRE - Tentang tulisan features, telah diturunkan serial kelima sekarang ini, yakni Berkaca pada Cermin Kemanusiaan. Empat seri sebelumnya diturunkan agar seorang wartawan dapat menulis features dengan baik. Dapat menulis features untuk medianya, sebagai tulisan-tulisan bermutu sebagai bahan pendidikan. Sebagaimana salah satu fungsi pers, selain menyampaikan informasi dan hiburan bagi masyarakat.

Foto berita: Kajian ilmiah Pers (26) Features : Rasionalitas yang Memberi Nilai
Nabire

Kajian ilmiah Pers (26) Features : Rasionalitas yang Memberi Nilai

NABIRE - Manusia adalah rasionalitas. Pembeda satu-satunya dengan binatang hanya rasionalitasnya. Sementara sisi lainnya sama semua dengan hewan. Untuk itu dalam ilmu logika yang membagi empat perhubungan universal, salah satunya adalah hubungan tasawi atau presisi. Dengan contohnya manusia sama dengan rasionalitas.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (25) Features: Sang Jiwa yang Melukis
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (25) Features: Sang Jiwa yang Melukis

NABIRE - Menulis features dilakukan oleh seorang wartawan. Seseorang artinya subjektif, walhasil sebagai pelaku perbuatan menulis. Ini kebalikan dari tulisan kemarin, berjudul Melukis Sang Jiwa. Dimana, disana manusia dan seluruh relasinya baik dengan alam dan Tuhan sebagai objek tulisan. Kini kita meninjau manusia dari sisi si penulis features. Atau Sang Jiwa yang melukis.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (24) Features: Melukis Sang Jiwa
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (24) Features: Melukis Sang Jiwa

NABIRE - Objek yang kita lukis dalam tulisan feature adalah manusia, alam yang terhubung dengan manusia, metafisika yang terhubung dengan manusia, proposisi-proposisi ilmu pengetahuan dalam benak manusia, ungkapan-ungkapan jiwa manusia dalam suka dukanya, marah dan belas kasihnya. Juga kebudayaan dan tradisinya, agama atau kepercayaan yang dianut olehnya.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (23) Features!: Tulisan yang Menziarahi Manusia
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (23) Features!: Tulisan yang Menziarahi Manusia

NABIRE - Siapakah sebenarnya manusia itu? Ini adalah pertanyaan paling penting bagi kehidupan manusia di hari dunia dan kelak di hari pasca dunia. Para ahli sufi yakin, jika seseorang telah mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya. Maka dalam rangka makrifat diri, setiap orang perlu kepada pertanyaan diatas dalam rangka tahu terhadap sisi obyektif manusia.

Foto berita: Kajian Ilmiah Pers (22) Harta Kekayaan Pertama Wartawan adalah Kata-kata
Nabire

Kajian Ilmiah Pers (22) Harta Kekayaan Pertama Wartawan adalah Kata-kata

NABIRE - Wartawan Indonesia sebaiknya punya koleksi KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) di lemari rak bukunya. Karena modal pertama seorang wartawan adalah kata-kata. Dengan menguasai banyak kata-kata seseorang akan lebih punya kemampuan dan kelancaran dalam membuat satu kalimat dan alinea yang membangun seluruh struktural tema tulisan.