Lompat ke konten utama
Papuapos Merauke

Pencarian

“Batas”

150 artikel cocok dengan pencarian Anda.

Foto berita: Permasalahan Tapal Batas Rugikan Kabupaten Intan Jaya
Pemda Intan Jaya

Permasalahan Tapal Batas Rugikan Kabupaten Intan Jaya

SUGAPA - Sampai saat ini batas wilayah Kabupaten Intan Jaya dengan kabupaten tetangga masih bermasalah, lebih tepatnya merugikan Intan Jaya. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015, luas wilayah Kabupaten Intan Jaya 8.152,70 KM2 persegi atau 815.270 hektar. Namun setelah diterbitkannya Permendagri nomor 57 tahun 2020 tentang batas daerah Kabupaten Intan Jaya dengan Kabupaten Mimika, Permendagri nomor 59 tahun 2020 tentang batas daerah Kabupaten Intan Jaya dengan Kabupaten Paniai, serta Permendagri nomor 69 tahun 2020 tentang batas daerah Kabupaten Intan Jaya dengan Kabupaten Puncak, luas wilayah Kabupaten Intan Jaya berkurang menjadi 5.334,45 KM2. Akibatnya luas wilayah Intan Jaya berkurang 2.818,25 KM2 atau 281.825 hektar.

Foto berita: Kepala Suku Besar 7 Suku Timika Minta Pj. Gubernur Segera Rancang Tapal Batas Wilayah
Nabire

Kepala Suku Besar 7 Suku Timika Minta Pj. Gubernur Segera Rancang Tapal Batas Wilayah

NABIRE - Kepala Suku Besar 7 Suku (Dani, Damal, Amungme, Moni, Komoro, Mee, Nduga) Wilayah Timika Provinsi Papua Tengah, Decky Tenouye saat bertandang ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Senin (19/08/24) dalam wawancara khusus, meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam hal ini Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,M.M agar segera memasukkan rancangan terkait pembahasan tapal batas wilayah kabupaten, yang ada di Provinsi Papua Tengah dan juga tapal batas wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Papua Tengah.

Foto berita: SD Siriwini Pakai Zonasi, Murid Membludak Rombel Terbatas
Nabire

SD Siriwini Pakai Zonasi, Murid Membludak Rombel Terbatas

NABIRE - Di awal tahun pelajaran 2024/2025 ini pada kegiatan penerimaan murid baru di SD Negeri/Inpres Siriwini tetap mengunakan sistim zonasi, namun jumlah murid baru yang mendaftarkan diri membludak hingga berjumlah 126 murid, akhirnya pihak sekolah mengambil kebijakan membagi waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk murid kelas I dan II.

Foto berita: Hasil PKPU Masih Menunggu Putusan Batasan Usia 30 Tahun
Nabire

Hasil PKPU Masih Menunggu Putusan Batasan Usia 30 Tahun

NABIRE - Dalam rapat terkait launching yang diadakan oleh KPU Provinsi Papua Tengah, di sisi lain hasil PKPU belum keluar, dikarenakan batasan usia 30 tahun dan masih menunggu hasil tersebut serta pendaftaran calon partai politik akan dimulai dari 27, 28, 29 Agustus 2024.

Foto berita: Terbatasnya Rumbel, SD YPK Paulus Sanoba Padatkan Murid di Kelas
Nabire

Terbatasnya Rumbel, SD YPK Paulus Sanoba Padatkan Murid di Kelas

NABIRE - Dengan adanya keterbatasan Ruangan Belajar (Rumbel) atau kelas, akhirnya ada tiga kelas yang dipadatkan oleh pihak sekolah, sesungguhnya dengan kepadatan murid di tiga kelas ini dapat melangkahi ketentuan Dapodik yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristik) RI.

Foto berita: Terkait Penjualan Miras, Pol PP Belum Beri Batasan
Nabire

Terkait Penjualan Miras, Pol PP Belum Beri Batasan

NABIRE - Terkait penjualan minuman beralkohol atau biasa disebut minuman keras (Miras) selama Bulan Suci Ramadhan di wilayah Kabupaten Nabire, pihak Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Satuan Polisi Pamong Praja belum memberi batasan atas peredaran maupun penjualannya.

Foto berita: Pemasangan Tapal Batas di Topo Kapan Diselesaikan ?
Nabire

Pemasangan Tapal Batas di Topo Kapan Diselesaikan ?

NABIRE - Bebearapa bulan lalu telah terjadi sengketa tanah di wilayah Distrik Uwapa (Topo). Pada tingkat penyelesainnya juga disepakati akan dilakukan pemasangan tapal batas yang jelas. Pemasangan tapal batas yang jelas direncanakan akan dihadiri Pj Gubernur Papua Tengah, Bupati Nabire, Dandim 1705/Nabire, Kapolres Nabire dan para kepala suku.

Foto berita: Guru di YPPGI Terbatas, Tetapi Pengabdian dan Semangat Juang Tetap Ada
Nabire

Guru di YPPGI Terbatas, Tetapi Pengabdian dan Semangat Juang Tetap Ada

NABIRE - Walaupun tenaga guru di 4 lembaga pendidikan di bawah payung hukum Yayasan YPPGI sangat terbatas, tetapi pengabdian dan semangat juang tetap ada. Sehingga YPPGI tetap eksis sesuai dengan moto YPPGI Bangkit, Berubah dan Maju. Dan dengan moto ini diharapkan ke depan YPPGI tidak hanya membangun sekolah TK hingga SMA. Tetapi YPPGI akan menghadirkan sebuah lembaga perguruan tinggi untuk menghadapi era globalisasi yang sedang bergerak dan berjalan di negeri ini.

Foto berita: Terbatas Fasilitas, Mahasiswa UPP PGSD Gelar Demo
Nabire

Terbatas Fasilitas, Mahasiswa UPP PGSD Gelar Demo

NABIRE - Mahasiswa UPP PGSD Nabire sempat mendatangi Kantor Gubernur Papua Tengan dan dilanjutkan ke Kantor Bupati Nabire, Senin (26/6/23). Mereka melakukan aksi demo damai menyampaikan aspirasi. Kepada Pemerintah Kabupaten Nabire, mereka meminta agar aspirasinya dilanjutkan ke Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Keluhan mereka, setiap tahun penerimaan kuota mahasiswa dibatasi karena adanya keterbatasan fasilitas.