Pemerintah Matangkan Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan
“Bagaimana menjalankan perintah Presiden dengan baik dan benar, sesuai aturan, cepat, berkualitas, dan tepat sasaran,” ujar Maruarar.
Pencarian
3125 artikel cocok dengan pencarian Anda.
“Bagaimana menjalankan perintah Presiden dengan baik dan benar, sesuai aturan, cepat, berkualitas, dan tepat sasaran,” ujar Maruarar.
Evaluasi tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan jajaran pemerintah kabupaten se-Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa mengatakan, rapat tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut komitmen bersama yang telah disepakati pada 16 Juli 2026 bersama para gubernur se-Tanah Papua, dengan disaksikan unsur Majelis Rakyat Papua (MRP) serta kementerian dan lembaga terkait.
Menurut Agus, pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah puskesmas percontohan di wilayah Papua Tengah dengan dukungan peralatan medis untuk memperkuat deteksi dini dan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan anak.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP), untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Maksud dan tujuan daripada pelaksanaan kegiatan ini adalah bagaimana kita mau melihat bersama kira-kira pelaksanaan pencegahan stunting yang telah dilaksanakan di kabupaten, khususnya di 8 kabupaten ini sejauh mana,” ujar Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si.
“Kalau sekiranya kalau daerah di Puncak, tentunya berpengaruh juga dari sisi akses dan daerah,” ujar Eliezer saat diwawancarai awak media di Aula RRI pada Selasa, (29/9/2026).
“Makanya kadang-kadang waktu pada saat kita evaluasi RAPBD khusus dan lain-lain juga sasaran kita harapannya hal-hal ini yang perlu dijadi perhatian.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengemukakan bahwa perubahan postur anggaran ini dirumuskan berlandaskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Perubahan (RKPDP) 2026.
Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh dan menyebarkan informasi. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi tantangan berupa penyebaran berita bohong atau hoaks, disinformasi, serta informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.