Gubernur Meki Nawipa Respon Cepat, Kirim Bantuan ke Intan Jaya
SUGAPA - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, SH, beberapa waktu lalu merespon cepat dan mengirimkan bantuan Sembako ke Kabupaten Intan Jaya.
Pencarian
657 artikel cocok dengan pencarian Anda.
SUGAPA - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, SH, beberapa waktu lalu merespon cepat dan mengirimkan bantuan Sembako ke Kabupaten Intan Jaya.
NABIRE - Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, S.H melalui Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Konflik, Senin (19/5/25), menyerahkan sejumlah bantuan ke beberapa kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah, diantaranya, Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya dan Kabupaten Nabire.
NABIRE - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, SH, Rabu, (14/5/25), menghadiri acara Penthabisan Uskup Keuskupan Timika.
MULIA — Konflik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah menelan banyak korban nyawa dan harta benda. Tercatat, ada 14 korban meninggal dunia, 600-an korban luka-luka, dan puluhan rumah dibakar sejak konflik ini pecah pada November 2024.
MULIA — Konflik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah menelan banyak korban nyawa dan harta benda. Tercatat, ada 14 korban meninggal dunia, 600-an korban luka-luka, dan puluhan rumah dibakar sejak konflik ini pecah pada November 2024.
NABIRE - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Jumat (9/5/25), secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) RKPD tahun 2026 dengan ditandai pemukulan Tifa.
NABIRE - Akhirnya warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nabire, Papua Tengah hari ini, Jumat (9/5/2025) memiliki Administrasi Kependudukan (Adminduk), yakni Kartu Keluarga (KK) dan perekaman e-KTP.
NABIRE - Bertempat di Ballroom Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Jumat (9/5/25), dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrebangda) RKPD tahun 2026 merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi wadah partisipasi dan sinergi antar-pemangku kepentingan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menyusun arah kebijakan, pembangunan yang berkelanjutan, inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Papua Tengah.