Wabup Amirullah Buka Temu Pelanggan Digelar PT PLN
NABIRE - Bertempat di Hotel Mahavira II Nabire, Selasa (8/5), Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Nabire Amirullah Hasyim membuka secara resmi k
Bagikan
NABIRE - Bertempat di Hotel Mahavira II Nabire, Selasa (8/5), Wakil Bupati (Wabup)
Kabupaten Nabire Amirullah Hasyim membuka secara resmi kegiatan ‘Temu
Pelanggan’ dalam rangka pembahasan produk unggulan PLN dan sosialisasi
tunggakan rekening listrik yang dihadiri langsung sejumlah tokoh masyarakat dan
tokoh agama serta sejumlah peserta dan undangan lainnya. Dalam sambutannya Wabup Amirullah mengatakan, secara bertahap dan berkelanjutan akan terus
dilakukan pembangunan ke daerah-daerah yang minim infratruktur strategi, yakni
pembangunan dari kampung ke kota. Hal ini tentu dilatarbelakangi, karena sebagian besar warga masyarakat berada di
kampung–kampung, sedangkan pendekatan pembangunan yang dilakukan adalah dengan
pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, antara lain pangan, sandang dan papan
termasuk penerangan listrik. Terkait dengan penerangan listrik yang mana menjadi salah satu kebutuhan yang penting,
sehingga upaya-upaya tersebut telah diwujudkan dengan jalan perluasan jaringan
listrik hingga kini sudah menyala 24 jam, walaupun masih beberapa distrik yang
belum terpasang listrik. Mengingat betapa pentingnya kegiatan ini, selaku wakil bupati mengharapkan kepada semua peserta
yang hadir dapat berperan aktif dan mengambil bagian dalam pembahasan mengenai
produk PT PLN juga dapat mengikuti sosialisasi tunggakan rekening dengan baik. Hal ini tentunya menjadi penting, terangnya, kalau tidak diperhatikan dengan baik tentunya akan
mengganggu pelayanan operasional PT PLN rayon Nabire, maka sebagian pelanggan
pastilah memiliki hak, namun juga diikuti dengan kewajiban pembayaran rekening
listrik. Karena kini sudah saatnya PT PLN rayon Nabire dapat berubah status dari ranting menjadi cCabang
atau area. Sebab hal ini dapat didukung dengan luasnya wilayah Kabupaten Nabire
serta juga didukung dengan jumlah pelanggan yang sudah masuk ribuan jumlahnya.
(des)
Bagikan artikel ini



