Tingkatkan Disiplin PNS, Apel Gabungan Wajib Dilaksanakan
NABIRE - Pada hari Senin, 2 November 2015, bertempat di halaman Kantor Bupati Nabire Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire wajib melaksanakan apel gabungan setiap awal bulan di tahun 2015 sebagai pegawai Negeri Sipil (PNS) disertai dengan tugas dan disiplin pegawai di mas
Bagikan
NABIRE - Pada hari Senin, 2 November 2015, bertempat di halaman Kantor Bupati Nabire Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire wajib melaksanakan apel gabungan setiap awal bulan di tahun 2015 sebagai pegawai Negeri Sipil (PNS) disertai dengan tugas dan disiplin pegawai di masing-masing SKPD yang telah pimpin di daerah ini.
Selaku bertindak pembina apel gabungan awal bulan, Penjabat Bupati Nabire Sendius Wonda, SH.,M.Si mengajak kepada pegawai negeri sipil di daerah ini tugas dan pengabdian yang mulia sebagai aparatur pemerintah, abdi negara dan abdi masyarakat, dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui bidang tugas kita masing-masing. Hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kita sebagai aparatur pemerintah dalam mengemban tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan. Dikatakan, tujuan atas dilaksanakannya kegiatan apel gabungan ini adalah untuk meningkatkan semangat dan kesadaran kita sebagai PNS dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang tentunya bisa dicapai melalui peningkatan disiplin dan kinerja aparatur pemerintah daerah yang baik sebagai prasyarat penting yang harus kita wujudkan.“Untuk tujuan ini, maka pada tahun anggaran 2015 yang tidak lama lagi akan berakhir, saya harapkan kepada semua SKPD dan unit kerja terkait lainnya agar memperhatikan serta mempercepat hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan di unit kerjanya, baik yang menyangkut realisasi fisik maupun keuangan,” ujarnya. Lanjutnya, berbagai dokumen baik yang menyangkut administrasi, maupun kewajiban lainnya agar dipersiapkan dengan baik, sehingga pada gilirannya diaudit oleh BPK dapat saudara-saudara pertanggung jawabkan, demikian pula dengan RKA 2016.“Pada kesempatan ini, sekali lagi saya mengajak kita semua selaku aparatur pemerintah, agar selalu meningkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajiban kita sebagai pelayan publik pada lingkup pemerintah Kabupaten Nabire. Upaya ini ditujukan agar kinerja organisasi pemerintah daerah bekerja lebih optimal, tercipta profil SDM aparatur yang berintegritas, kompeten, cakap dan berkinerja tinggi,” ajaknya. Di samping itu, dimaksudkan agar terjadi peningkatan kualitas penyelenggara pemerintah yang bersih dan bebas KNN, tercipta pelayanan prima sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat, disamping adanya perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur menuju birokrasi dengan integritas dan memiliki kinerja yang dapat diandalkan.Melalui apel gabungan hari ini, saya harapkan agar semua kepala SKPD dan seluruh jajaran pemerintah kabupaten Nabire, untuk bekerja dengan baik, bekerja secara profesional tanpa menunggu perintah agar terus dapat memberikan pelayanan publik yang prima dan bertanggung jawab.“Sebelum mengakhiri amanat ini, kembali saya ingatkan kepada para kepala SKPD beserta jajarannya, untuk mempersiapkan diri, mempersiapkan dokumen pendukung yang lebih lengkap sebagai laporan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas yang saudara laksanakan diakhir tahun ini, untuk menghadapi audit dari BPK di waktu yang akan datang,” ujar Sendius.Sehubungan dengan tugas PNS, Sendius tak lupa mengingatkan melalui kepala SKPD, bahwa ada 2 hal penting yang harus kita laksanakan, yakni pertama Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi, guna mewujudkan penyelenggaraan aparatur yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, maka selaku PNS mempunyai kewajiban untuk mensukseskannya, yang salah satunya adalah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).“Yang kedua PUPNS dan CPNS, yang tujuannya adalah untuk memperoleh data yang akurat, terpercaya, sebagai dasar kebutuhan dalam mengembangkan sistem informasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendukung pengelolaan manajemen ASN yang rasional sebagai sumber daya aparatur negara. Mengingat pentingnya kedua hal ini, saya harapkan agar ditindaklanjuti dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” akhirnya. (modes)
Bagikan artikel ini



