NABIRE - Untuk menjaga kestabilan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Nabire, Bulog terus melakukan Operasi Pasar di sejumlah titik dan kegiatan operasi pasar ini bulog Nabire laksanakan sebanyak 5 kali dalam sepekan.Adapun Sembako yang dijual ke masyarakat dalam operasi pasar itu, diantaranya, beras medium, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu dengan harga yang bisa langsung dibeli masyarakat ekonomi lemah dan masyarakat ekonomi menengah.Demikian dikatakan Kepala Kantor Seksi Logistik (Kakansilog) Nabire Kartini, kepada Papuapos Nabire, Selasa (24/4) di ruang kerjanya seraya menambahkan, selain adanya titik–titik penjualan Sembako dengan harga yang bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat, Bulog juga melakukan operasi pasar Sembako bagi masyarakat secara langsung.Untuk itu, kepada masyarakat yang ingin membeli Sembako yang dijual oleh Bulog Nabire, bisa lewat Bulog Mart, bisa juga lewat agen-agen yang telah ditunjuk Bulog dan juga bisa lewat kegiatan operasi pasar yang kini sedang dilaksanakan pihaknya.Ketika disinggung soal ketersediaan beras jelang ramadhan (puasa) tahun 2018 ini, Kartini dengan santai mengatakan, untuk stok beras di gudang saat ini masih ada 1.400 ton dan kini dalam perjalanan di kapal dan akan masuk 2000 ton lagi, sehingga stok beras kita di Nabire dan beberapa kabupaten di pegunungan masih cukup aman.Dan ketersediaan beras yang ada saat ini dipastikan akan cukup hingga memasuki Hari Raya Idul Fitri atau lebaran nanti, sehingga beras bagi aparat TNI/Polri, PNS hingga beras Bansos Ranstra yang kini sebagian sudah berjalan dan dipastikan akan lebih dari cukup untuk tiga hingga 4 bulan mendatang.Selain 2000 ton beras yang kini dalam perjalanan ke Nabire, juga akan masuk 6 ton tepung terigu lagi untuk masyarakat Kabupaten Nabire dan beberapa kabupaten lainnya yang ada di wilayah pegunungan tengah Papua. (des)