NABIRE - Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun anggaran 2017 yang terhimpun Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Nabire pada bulan Desember 2017 alami surplus alias melampoi batas yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Papua. Angkanya (surplus) cukup fantastis. Kepala Kantor UPTB/ Samsat (Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap), Abner Karubaba, SE, ditemui Selasa (30/1), di ruang kerjanya, mengatakan, bersyukur di tahun kemarin (2017) kita UPTB / Samsat Kabupaten Nabire mampu mencapai target penerimaan PKB, bahkan melebihi alias mengalami surplus dari target yang telah ditetapkan provinsi. Kepala Seksi Penagihan, Pembukuan dan Pelaporan, Nicolas Boas F. Mayor, Amd,SE, yang mendampingi Abner Karubaba, menjelaskan, laporan di bulan Desember 2017 pencapaian / penerimaan PKB yang berhasil ditampung sebesar Rp.19.868.285.000; (sembilan belas milyar delapan ratus enam puluh delapan juta dua ratus delapan puluh lima ribu rupiah)  ini artinya penerimaan Samsat kabupaten Nabire mengalamai surplus sebesar 109,71% (Rp. 1.758.285.000;) dari target provinsi sebesar Rp.18.110.000.000; (delapan belas milyar seratus sepuluh juta rupiah).” Pendapatan PKB tersebut menjadi penyumbang terbesar, yaitu dari kendaran roda empat jenis Sedan, Jeep dan Minibus (tidak umum) sebesar Rp.6.388.987.600; disusul Sepeda Motor (Spm) sebesar Rp.6.067.283.700; kemudian Truck, Pick Up (tidak umum) Rp.4.043.469.700; Truck, Pick Up (umum) Rp.2.344.329.300; Sedan, Jeep, Minibus (umum) Rp.812.749.200; kendaraan khusus (alat berat) Rp.175.815.700; Bus, Microbus (umum) Rp.24.209.800 dan terakhir penyumbang PKB paling buncit , Bus, Microbus (tidak umum) sebesar Rp.11.440.000. Sedangkan Penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) masih mengalami minus alias belum mencapai harapan dari target Rp.15.707.000.000; dengan realisasi Rp.14.991.053.600; (95,44%). Pendapatan Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar Rp.69.082.700; Pajak Air Permukaan di bulan Desember 2017 sebesar Rp.6.598.350; terakhir sumbangan pihak ketiga baru mencapai Rp.294.000.000;. Baik Abner maupun Mayor, keduanya sepakat antusiasme masyarakat akan pentingnya membayar kewajiban PKB patut mendapatkan apresiasi, pun ucapan terima kasih kepada Pemda Kabupaten Nabire dan semua pihak terkait dengan telah berhasilnya pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2017. Dan di tahun ini Kakan, Abner Karubaba merasa optimis PKB bisa terealisasi dengan baik. Namun perlu digarisbawahi dirinya masih mengakui keterbatasan pelayanan, terutama yang menyangkut ruang dan tempat. Pembenahan ruang dan tempat (gedung) ke depannya tentu menjadi alasan utama demi kenyamanan para wajib pajak. Begitu pun tempat pelayanan WP KB yang masih tersentralisasi di kota, menjadi kendala yang tak bisa diabaikan. Ke depannya Pelayanan PKB tidak hanya dipusatkan di Samsat, tetapi akan dibuka pelayanan seperti Wanggar dan sekitarnya atau tempat yang lain yang dianggap urgen dalam pelayanan, terlebih digadang-gadangnya PKB di tahun 2018 ini nilai pajak kendaraan bermotor mengalami kenaikan berlipat yang tentu harus sebanding lurus dengan kenyamanan dalam pelayanan.(mus)