Rakor Penanggulangan HIV dan PIMS di Nabire Resmi Ditutup
Dalam sambutannya, Ketua KPA Nabire menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pemuda, elemen media massa, serta berbagai pihak terkait. Peran aktif seluruh lapisan masyarakat diakui sangat membantu kelancaran berbagai program kegiatan penanggulangan selama ini.

NABIRE – Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan HIV dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) di Kabupaten Nabire secara resmi berakhir pada Selasa, (27/10/2026). Acara penutupan yang berlangsung di Aula Hotel Carmel, Nabire.
Kegiatan ini secara khusus ditutup oleh Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Nabire, Yonni Lamech Jimclif Niwari. Penutupan acara tersebut dilakukan atas mandat dari Pemerintah Kabupaten Nabire guna mengakhiri rangkaian agenda rapat penanggulangan kesehatan masyarakat ini.
Dalam sambutannya, Ketua KPA Nabire menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pemuda, elemen media massa, serta berbagai pihak terkait. Peran aktif seluruh lapisan masyarakat diakui sangat membantu kelancaran berbagai program kegiatan penanggulangan selama ini.
Pihak KPA menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka dan terus menjalin kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat hingga saat ini Kabupaten Nabire belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) khusus yang menjadi payung hukum penanggulangan HIV/AIDS.
Berbagai masukan dan aspirasi yang telah dihimpun selama rapat koordinasi dipastikan akan terus dikawal oleh KPA. Seluruh masukan tersebut nantinya disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Nabire agar dapat ditindaklanjuti menjadi sebuah kebijakan resmi.
KPA juga merangkul Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang selama ini telah terdepan melakukan penanggulangan di lapangan. Kerja sama dan dukungan mutual antara KPA dan LSM akan terus diperkuat agar penanganan HIV/AIDS dapat berjalan secara optimal dan terarah.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula permohonan maaf dari Bupati Nabire dan Sekda Kabupaten Nabire yang berhalangan hadir secara langsung akibat agenda penting lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Kehadiran dia sebelumnya telah diwakilkan oleh Asisten III Setda Nabire.
“Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kami menutup kegiatan rapat koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Nabire. Kami menutup secara resmi,” kata Ketua KPA Kabupaten Nabire, Yonni Lamech Jimclif Niwari. (sam)
Bagikan artikel ini



