PT JDI-PI Gelar Konsultasi Publik Identifikasi dan Pengelolaan Hutan NKT
NABIRE – PT Jati Dharma Indah Plywood Industries (JDI-PI) Kabupaten Nabire, bersama Badan Lingkungan Hidup dan Wana Aksara Intiture melaksanakan kegiatan konsultasi publik Identifikasi dan pengelolaan hutan Bernilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV), bertempat
Bagikan
NABIRE – PT Jati Dharma Indah Plywood Industries (JDI-PI) Kabupaten Nabire, bersama Badan Lingkungan Hidup dan Wana Aksara Intiture melaksanakan kegiatan konsultasi publik Identifikasi dan pengelolaan hutan Bernilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV), bertempat di Rumah Makan Sari Kuring Jalan Jayapura Nabire, Kamis (6/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh para stakeholder yang ada di dalam dan sekitar areal konservasi perusahaan, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire yang diwakili Plt Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire Sugianto, beserta para tamu undangan.Konsultasi publik ini merupakan transparansi hasil penilaian HCV dan bertujuan untuk menjaring masukan dari pihak-pihak yang lebih luas terhadap hasil penilaian dan rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan dalam rangka membentuk rencana pengelolaan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) terhadap Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) PT. Jati Dharma Indah Plywood.HCV adalah konsep yang ditetapkan oleh Forest Stewardship Council (FSC) pada tahun 1999 sebagai ‘Prinsip ke 9’ dari standar pengelolaan hutan yang berkelanjutan skema FSC. Hal ini seperti terang Manager Camp PT. Jati Dharma Indah Plywood Industries Surlato Hernanto, Konsep ini didesain dengan tujuan untuk membantu para pengelola hutan dalam usaha-usaha peningkatan keberlanjutan sosial dan lingkungan hidup dalam kegiatan produksi kayu.Kegiatan ini sendiri menindaklanjuti hasil kegiatan Pengawasan RKL-RPL HPH PT. Jati Dharma Indah di Kampung Karadiri Distrik Wanggar Nabire, bulan Juli lalu oleh Tim Pengawas BPLH Provinsi Papua. (wan/ist)
Bagikan artikel ini



