NABIRE - Telah terlihat semua sekolah dari jenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK yang ada di wilayah Kabupaten Nabire telah berkeinginan untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), namun sarana dan prasarana penunjang UNBK tidak tersedia di sekolah.Sehingga diharapkan Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Provinsi Papua diminta untuk serius melihat sarana penunjang UNBK bagi semua sekolah SMP/MTs dan SMA serta SMK, karena UNBK mempunyai tujuan yang sangat baik untuk mengukur kemampuan antara anak murid di daerah lain dan anak-anak kita yang ada di daerah ini.Demikian dikatakan Kepala SMA Bhakti Mandala Nabire Agustinus Ambadatu, S.Pd kepada Papuapos Nabire akhir Pekan lalu di ruang kerjanya seraya menambahkan, kini SMA Bhakti Mandala telah memiliki sejumlah computer, satu server, sehingga kita butuh bantuan pemerintah lagi soal cadangan server dan jaringan.Dan apabila pemerintah daerah maupun provinsi telah bersedia menjawab kekurangan–kekurangan sarana penunjang UNBK yang ada, maka untuk akhir tahun pelajaran 2018/2019 pasti menjadi salah satu sekolah peserta UNBK bersama SMA dan SMK yang lain.Dengan demikian, hingga saat ini untuk program laboratorium IPA sudah terpasang 70 persen peralatan atau sarana penunjang yang bisa digunakan oleh anak-anak sebagai tempat praktek. “Kedepan jika pemerintah menjawab kekurangan yang ada, SMA BHakti Mandala siap mengikuti UNBK,” harapnya. (des)