NABIRE - Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yosep Nabire Barat, Jumat (20/7), menyelengarakan kegiatan Rekoleksi Iman OMK, cerdas cermat dan membahas program kerja OMK, khususnya di Paroki itu sendiri dilaksanakan bertempat di Gereja Katolik Santo Paulus SPB Wanggar. Pantauan media ini di lokasi, kegiatan diawali dengan rekoleksi iman OMK yang dipimpin langsung Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Barat Pastor Gegy mengambil tema dalam kotbahnya, mengatakan OMK yang bertobat, OMK yang berdoa, rajin masuk sembayang hari Minggu di gereja, rajin melaksanakan dan mengikuti kegiatan di gereja.   Dikatakan Pastor, Orang Muda Katolik dimana tinggal dan berada jangan lupa berdoa, tapi dilaksanakan berdoa karena berdoa merupakan kekuatan hidup kehidupan kita sehari-hari hingga kita rajin berdoa terus tiap hari apa yang kita butuh dan minta itu tetap Tuhan akan berikan kepada kita sesuai dengan permohonan doa kita. Tuhan tidak tolak, tetap akan dikasih yang penting kita rajin berdoa terus. Orang Muda Katolik Paroki Nabar jangan ikut-ikutan dengan pengaruh-pengaruh yang tidak baik yang melajarela di tengah-tengah masyarakat yang biasa terjadim, sepertinya Miras, Narkoba, seks bebas, penyakit HIV/AIDS dan akhirnya mati hingga diharapakan kepada OMK Paroki Nabar bergaul itu bergaul dengan teman beriman yang baik. “Kalau kamu salah bergaul selamat tinggal, maka apa yang diberikan nasehat dari orang tua di rumah harus dengar baik dan taat pada orang tua,” katanya. Selanjutnya ia akan diberikan pertanyaan kepada OMK, pertama apakah saya berdoa setiap hari, kedua berapa lama saya berdoa, ketiga apa yang saya ungkapkan kepada Tuhan dan keempat apa buah doa saya?  lalu mereka jawab sesuai dengan apa yang dilakukan oleh masing-masing OMK itu sendiri. Kesempatan yang sama akan dilanjutkan dengan membahas program kerja OMKE (Orang Muda Katolik Enaimo) kedepan diskusi bersama untuk membentuk ketua, sekretaris, bendahara dari Paroki dan koordinator-koordinator atau seksi-seksi akan diberikan kepercayaan kepada masing-masing ketua OMK Kring dan Ketua Kring yang akan berperan aktif di masing-masing Kring itu sendiri. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Komisi Penyangulangan Aids (KPA) Kabupaten Nabire, Nicolaus Douw mengatakan penyakit HIV/Aids di Kabupaten Nabire mencapai dan mendapat 95%, sehingga OMK Paroki Nabar sadar diri dan dekat dengan gereja dan selaku KPA menyampaikan terima kasih program kerja yang dipaparkan oleh Pastor serta Ketua OMK Paroki. Seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir ditutup dengan ibadah bersama yang dipimpin Pastor Paroki Nabar Pastor Gery dan foto bersama di halaman gereja. (modes)