NABIRE – Direncanakan hari ini, Komunitas Pesat Nabire akan melaksanakan ibadah rutin di areal SMP Anak Panah. Kegiatan ibadah rutin ini dipimpin oleh Pdt. Daniel Aleksander. Ibadah rutin Komunitas Pesat diawal tahun 2018 tersebut sejauh ini dinilai berhasil. Pelayanan Komunitas Pesat di Kabupaten Nabire berhasil terutama untuk memperhatikan atau mempedulikan generasi anak Papua yang ada di Asrama Gilgal dan Asrama Anugrah, pasalnya generasi yang dididik banyak yang sudah mencapai sarjana terutama dari Kabupaten Intan Jaya (Sugapa) dan juga tempat lainnya tanpa terkecuali.  Diawal tahun 2018 (Januari), Daniel sempat melaksanakan kegiatan KKR yang beralamat di Kelurahan Karang Mulia areal GBI. Dalam KKR tersebut Pdt. Daniel menitipkan 1 pesan yang sangat berharga di tahun 2018 maksudnya kita masih punya waktu 365 hari lagi, apa yang kita harus buat untuk menyenangkan hati Tuhan hal ini dititikberatkan kepada semua kalangan umat yang mengikuti kegiatan KKR soal pendalaman iman.Di tahun 2018 Pdt. Daniel Aleksander sudah melayani beberapa titik dalam bulan Januari fokus beliau sebagai seorang hamba Tuhan untuk mempertahankan atribut kerajaan surga agar setiap orang yang dilayani akan berubah dan mau hidup benar dalam kehendak Tuhan.Sedangkan dibawah tahun 2018, beliau sudah melayani banyak sekali titik-titik pelayanannya di wilayah Indonesia, namun beliau lebih memperdulikan masyarakat Papua khususnya yang ada di Kabupaten Nabire. Pdt. Eli Gunto, S.Th menjelaskan di kediamannya, kualitas pelayanan Pdt. Daniel Aleksander melambangkan seorang Rasul, oleh sebab itu kata Pdt. Eli wajiblah semua umat yang dibina khususnya kalangan Nasrani agar tetap berbuah ketika benihnya bagus akarnya bagus hasilnya juga bagus dan dipandang orang bisa menjadi berkat.  Pdt. Daniel Aleksander dalam riwayat pelayanannya sudah dari usia muda. Ia sudah dipakai oleh Tuhan untuk setia melayani di ladangnya Tuhan. Maka itu banyak pesan yang beliau sering katakan kita harus menjadi cermin bagi orang lain soal kasih dan jangan jadi orang pelit, selain itu juga beliau menjelaskan kita harus menjadi motivasi dalam setiap aktivitas pasalnya kita harus tau tempat dimana kita duduk kita berdiri kita berjalan, karena jangan sampai kita berada didalam lingkungan yang salah, sehingga masa depan yang kita harapkan pasti bisa berhasil terutama diprioritaskan kepada anak-anak sekolah baik dari SD, SMP dan SMA. Kegiatan ibadah rutin Komunitas Pesat di Kabupaten Nabire sejak Pesat berdiri sampai saat ini tahun 2018 tidak mengalami kendala, karena berada didalam tabung perlindungan Tuhan dan Komunitas Pesat akan setia melayani dan menyayap ke setiap titik untuk memberitakan Firman Tuhan dan memotivasikan kehidupan sesama manusia baik dari kalangan suku mana saja tanpa mengenal latar belakang, mengingat manusia adalah karya Tuhan berbeda itu seninya Tuhan kita semua adalah satu gambar yang rupa Allah itulah pesan salah seorang Komunitas Yayasan Pesat. Diakhir dari pada pesan tadi, Komunitas Pesat atau dari kalangan luar masyarakat mengapresiasikan Yayasan Pesat dan Pdt. Daniel Aleksander yang setia melayani di Papua khususnya Kabupaten Nabire sudah berhasil mendidik generasi orang Papua.(ist)