NABIRE - Bertempat di lapangan upacara SMA N 3 Nabire, Kamis (14/7), Kepala Bidang (Kabid) SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Mesak Mofu, S.Pd membuka secara resmi Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi 320 murid di SMA N 3 Nabire.   Pembukaan MOS yang berlangsung dalam sebuah upacara resmi tersebut dihadiri Kepala SAMA N 3 Nabire, Drs. Datner Marpaung, Ketua Komite SMA N 3, U. Marey, para dewan guru serta panitia penerimaan murid baru. Dalam sambutannya Kabid Mofu mengatakan, MOS itu sebagai masa perkenalan. Dan sesungguhnya MOS itu bagian integral dalam bidang pendidikan. Karena masa orientasi merupakan masa awal murid baru melihat sejauh mana sekolah yang dipilihnya untuk menimbah ilmu. Dan SMA N 3 Nabire selama ini menjadi sekolah idaman, maka ada hal-hal yang penting dikenal sejak awal lewat MOS ini. Dan setelah mengenal hal-hal tersebut harus pula diikuti dan dilaksanakan sepanjang anak-anak tercatat sebagai siswa dan siswi di SMA N 3 Nabire. Dikatakan, masa orientasi ini juga merupakan kesempatan bagi anak-anak yang baru mendaftar dan diterima untuk bisa melihat secara langsung kedalam SMA N 3. Baik itu dari segi bangunan maupun sarana perlengkapan belajar lainnya dan perlu diingat SMA N 3 Nabire ini merupakan sekolah unggulan. Dan latar belakang hadirnya atau dibangun SMA N 3 Nabire ini di wilayah Teluk Saireri yang meliputi beberapa kabupaten di wilayah pesisir sebagai sekolah unggulan sebelum adanya pemekaran beberapa kabupaten di wilayah pegunungan dan pembagian wilayah secara adat yang kini Nabire masuk wilayah adat Mepago.   Untuk itu sebagai murid tentunya mempunyai kewajiban sebagai anak sekolah yang harus dilaksanakan dan kewajiban itu harus berprestasi dalam dunia pendidikan sebagai siswa dan siswa.  Sementara guru mempunyai tugas dan tanggung jawab membentuk karakter anak–anak dalam kegiatan KBM dan hal itu harus berjalan dalam rel dan aturan pendidikan.(des)