Hilmi Fahri Tetap Terbaik, Mega dan Widi Tersisih
NABIRE - Pelepasan siswa-siswi kelas VI Tahun Pelajaran 2014/2015 SD Negeri 01 Nabire berjalan meriah dan beda dari tahun-tahun sebelumnya. Ritual tahunan yang disponsori langsung orang tua/wali murid dan didukung pihak sekolah dan Komite sekolah, dilaksanakan, Sabtu (13/6)
Bagikan
NABIRE - Pelepasan siswa-siswi kelas VI Tahun Pelajaran 2014/2015 SD Negeri 01 Nabire berjalan meriah dan beda dari tahun-tahun sebelumnya. Ritual tahunan yang disponsori langsung orang tua/wali murid dan didukung pihak sekolah dan Komite sekolah, dilaksanakan, Sabtu (13/6). Isak tangis pun mengharu biru saat paduan suara membawakan lagu, Hymne Guru (Terima Kasih Guru) yang diselingi Puisi singkat dari seorang siswi bernama Hilmi Amalia Fahri.
Pengawas Sekolah SD/MI, Ferry Matheus, A.MA.Pd dalam sambutannya menyinggung akreditas SDN 01 Nabire yang terakreditasi B, Ferry berharap di tahun mendatang akreditas ini bisa ditingkatkan ke- A, karena sekolah SDN 01 Nabire merupakan sekolah pertama dan menjadi favorit warga Nabire. Sementara itu, Ketua Komite sekolah, Remialdus Manibuy mengatakan, bahwa sekolah dasar merupakan tempat mendidik karakter anak-anak, dan kini mereka telah menyelesaikan masa pendidikan 6 tahun pertama dan akan dilanjutkan ke pendidikan selanjutnya.Dia berpesan, kepada orang tua untuk bisa lebih memperhatikan dan menjaga putra-putrinya, karena dijenjang berikutnya, SLTP dan SLTA masa-masa berkembang anak, dimana di masa-masa tersebut menjadikan anak ingin selalu tahun dan penasaran segala sesuatu."Hari ini kami melepas sebanyak 78 siswa-siswa kelas VI dan menyerahkan kembali kepada orang tua, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para orang tua kepada kami untuk mendidik putra-putrinya selama 6 tahun, kami pun minta maaf bila selama 6 tahun itu masih banyak kekurangan dalam mendidik, namun sekolah telah memberikan pendidikan yang terbaik untuk bekal pendidikan yang berkelanjutan," sambut Kepsek.Dalam kesempatan yang sama, Yafet Womsiwor membacakan prestasi siswa-siswi yang berhasil menduduki 10 Besar, nilai prestasi ini berdasar 60% rata-rata Nilai Raport semester 7-11 (kelas 4-6) dan 40% Nilai UASDA, Ujian Praktik, dan rata-rata Nilai Try Out Ujian Sekolah sebanyak dua kali pelaksanaan. Inilah kesepuluh nama yang berada diperingkat 10 besar, peringkati 10 diduduki Madhe Putra Siadari nilai rata-rata 79,73 putra dari Jannes, peringkat 9, Widya Wira Ramadhani Abdullah nilai rata-rata 80,92 putri dari Abdul Kadir, peringkat 8 diraih Widya Luarenchy Pasorong nilai rata-rata 81,19 putri Halbert Pasorong dan Ratna Sihombing, peringkat 7 diduduki Michael Christian Tuapattinaya nilai rata-rata 81,82 putra Sarpies P. Tuapattinaya, peringkat 6 Michael Hans Somnaikubun nilai rata-rata 83,08 putra dari Ferdinand Somnaikubun.Selanjutnya, peringkat 5 diduduki Nurul Mega Charawati nilai rata-rata 83,17 putri dari Ruslan, peringkat 4 Siti Lutfiyah Nur Jannah nilai rata-rata 83,30 putri Samat, peringkat 3 Gracella Dithu dengan rata-rata 84,80 putri Paternus Dithu, peringkat 2 dengan mengumpulkan nilai rata-rata 87, 64, atas nama Muhammad Wisnu Satrio Nugroho putra Muhammad Suwidi Satrio dan peringkat teratas dengan raihan nilai rata-rata terbaik, 90,44 diduduki Hilmi Amalia Fahri putri dari Kompol Fahri.Ada yang menarik dari posisi 10 besar, Widya Laurenchy Pasorong yang biasa menempati ranking 7 yang diperkirakan sejak kelas 3 tersisih ke ranking 8, dan Nurul Mega Charawati pun sama harus rela memberikan posisi 4 Besar kepada temannya, Siti Lutfiyah N, Mega sendiri turun satu peringkat. Sedangkan Hilmi Amalia Fahri putri pasangan Fahri dan Diana Fahri tetap menjadi yang terbaik, setelah 6 tahun mempertahankan gelar tertingginya. Hilmi demikian panggilan akrabnya kini disaat kelulusannya tetap menjadi terdepan dengan berada di peringkat pertama. (mus)
Bagikan artikel ini



