NABIRE - Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Nabire tancap gas akhir tahun 2017, sama sekali tidak mengendurkan efisiensi dan efektivitas BP2RD dalam menjalankan tugas-tugas pokoknya. Terbukti, segenap staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu tetap semangat dalam melakukan fungsi pemungutan pajak daerah sekaligus menerapkan pelayanan prima kepada masyarakat yang ada di Nabire. “Tidak ada bedanya dengan rutinitas normal. Segenap staf, mulai dari tenaga non ASN (Aparatur Sipil Negara) hingga tingkat pejabat struktural harus tetap optimal menjalankan tupoksi,” seru Kepala BPPRD Kabupaten Nabire, H. Ganis Komarianto, SH,.M.Si. Selain tetap membuka loket pelayanan terintegrasi di kantor bahkan di bank-bank terdekat dan tugas-tugas ekstra nyatanya juga tergarap maksimal melalui tim-tim khusus yang terbagi ke Unit Pelaksana Lapangan (UPL). Misalnya untuk tim reklame, selama ini rutin melakukan pemantauan dan penyisiran berbagai bentuk jenis reklame di tiap titik. Mulai dari banner, spanduk, baliho hingga bando yang melanggar administrasi pajak daerah turut ditertibkan. Begitu pula untuk tim hiburan, juga tetap melaksanakan tugas ekstra di jelang akhir tahun ini, contohnya petugas diterjunkan di setiap lokasi yang sudah ditentukan oleh kepala badan. Ganis menyampaikan ke tim turun lapangan (Turlap) harus dari pintu ke pintu supaya mudah ditertibkan, mana yang belum dan mana yang sudah. “Penyisiran terus kami laksankan demi mengenjot hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kabupaten ini,” lanjut Ganis, sedangkan apa yang diinstruksikan oleh Bupati Nabire kami terus laksankan tentang penertiban soal pajak para pengusaha yang ada di Nabire. Hasil pantauan media Senin (21/11), Turlap di beberapa lokasi, hotel dan tempat hiburan kini akan menuntaskan bagi yang belum membayar atau memperpanjang pajaknya. Begitu juga penertiban tentang Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan panjak yang lainnya telah dilakukan pengecekan kembali. Masyarakat yang ingin membayar beberapa jenis pajak daerah pun cukup mendatangi petugas yang berjaga di Mobil Tax Online Multifungsi BP2RD untuk memenuhi kewajibannya, misalkan saja pembayaran pajak restoran, pajak hotel, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga pajak reklame. Pelayanan pajak daerah disentral perbelanjaan merupakan salah satu upaya jemput bola guna mendukung program-program inovatif yang telah dijalankan BP2RD sejauh ini. Selain bertujuan meningkatkan pelayanan dan memberi kemudahan membayar pajak kepada masyarakat, petugas juga melakukan pendataan potensi Wajib Pajak (WP) baru di lokasi sekitar. Menurut Ganis, tidak berhenti sampai disitu saja, tim BP2RD memastikan pihaknya akan tetap ‘siaga’ pada momen (waktu) yang akan datang. Walaupun libur seperti instansi-instansi atau sejumlah OPD lain, segenap staf BP2RD dipastikan turun lapangan untuk mendata potensi dan penghitungan pajak WP yang beroperasi saat akhir-akhir tahun ini. “Oleh karena itu kami terus melakukan yang terbaik guna meningkatkan PAD dan pembangunan yang ada di daerah kabupaten ini. Dengan begitu saya inginkan kepada tim BP2RD lakukanlah tugas-tugas anda sesuai Tupoksi, jika masih belum tahu tentang hal yang lainnya anda bisa bertanya,” harapnya.(ris)