Bersumber Dana Revitalisasi, Gedung SMA YPBI Sion Disulap Jadi Baru
Di mana, dari sumber dana revitalisasi sebesar Rp1.700.000.000 (satu millar tujuh ratus juta) itu untuk membangun ruangan baru Bimbingan Konseling (BK) dan ruangan UKS, sementara yang dibangun rehab yakni 3 ruang kelas, satu ruang kantor, dua MKC dan satu Laboratorium IPA serta penimbunan lapangan upacara.

NABIRE - Dari sumber dana revitalisasi tahun 2026, sejumlah kelas maupun ruang kepala sekolah dan MCK disulap alias dibangun menjadi gedung baru, bahkan bukan gedungnya saja, lapangan upacara pun ditimbun hingga terlihat sangat rapi dan bersih.
Untuk itu, Kepala SMA YPBI Sion Samabusa, William Raya, S.Pd, yang ditemui Papuapos Nabire akhir pekan lalu mengatakan, sangat luar biasa perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bagi SMA YPBI Sion yang mendapatkan perhatian cukup luar biasa.
Di mana, dari sumber dana revitalisasi sebesar Rp1.700.000.000 (satu millar tujuh ratus juta) itu untuk membangun ruangan baru Bimbingan Konseling (BK) dan ruangan UKS, sementara yang dibangun rehab yakni 3 ruang kelas, satu ruang kantor, dua MKC dan satu Laboratorium IPA serta penimbunan lapangan upacara.
Dengan demikian seluruh pembangunan fasilitas gedung maupun kelas hingga saat ini sudah mencapai 9% dan ini membutuhkan pengawasan yang ketat, baik itu pengawasan internal maupun pengawasan yang langsung dari pihak Kemendikkdasmen yang pekan lalu turun lapangan melihat sejauh mana pembangunan yang ada di SMA YPBI Sion.
Untuk itu, selaku kepala sekolah berpesan, kirannya dengan adanya rehabilitasi kelas, pembangunan dua gedung baru BK dan UKS dan sejumlah rehabilitasi lainnya, kiranya membuat guru dan siswa/siswi lebih bersemangat tanpa harus menunggu komando, tetapi semua harus berjalan tepat waktu agar ke depan membawa perubahan. (des)
Bagikan artikel ini



