NABIRE - Selama tahun 2017, kita sudah melakukan banyak hal terkait tugas dan tanggung jawab. Pencapaian yang telah kita wujudkan pada tahun 2017 lalu itu adalah hasil kerja semua pihak. Namun harus kita akui masih ada tugas dan tanggung jawab yang belum kita laksanakan sebagaimana mengemuka dalam masa persidangan ini. “Terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD Nabrie atas pemandangan umum yang telah disampaikan pada rapat paripurna ini. Semua pemandangan umum yang disampaikan oleh fraksi-fraksi pada sidang ini tentunya merupakan masukan yang sangat berharga dan berguna dalam pembangunan di Kabupaten Nabire,” ujar Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, S.IP, MM saat membacakan sambutan Bupati Nabire, saat penutupan rapat paripurna istimewa DPRD Nabire, Sabtu (28/7) pekan lalu. Pada kesempatan itu bupati meminta agar semua pihak sedini mungkin melaksanakan evaluasi.  Dan selanjutnya kita jadikan sebagai acuan dalam meningkatkan semangat serta motivasi untuk terus meningkatkan pembangunan di segala sektor di tahun 2018 dan tahun-tahun mendatang.  Guna mewujdukan masyarakat Nabire yang berkeadilan, sejahtera dan mandiri secara berkelanjutan. “Saya harapkan hasil diskusi dan evaluasi pada sidang paripurna ini menjadi pedoman untuk lebih mendorong kita semua baik pemerintah selaku pihak eksekutif dan DPRD selaku pihak legislative semakin harmonis. Terutama di dalam menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan keberpihakan kepada kepentingan daerah. Tentunya bukan aspirasi yang hanya mementingkan salah satu kelompok, golongan atau pribadi semata,” paparnya. Lebih lanjut dikatakan, dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan pemerintahan pada saat ini kita dituntut selalu mengacu pada penerapan dan pelaksanaan perundang-undangan yang berlaku di dalam mengatur dan mengurus urusan pemerintahan yang berasaskan otonomi. Karena itu dinamika pemerintahan kedepan harus terus berada pada wacana yang telah ditetapkan. Begitupula dengan penentuan pendapatan dan belanja daerah. Atas dasar inilah paling utama yang kita lakukan adalah meningkatkan stabilitas keamanan di daerah ini. Yakni situasi dan kondisi yang aman dan kondusif. “Kita akui tanpa stabilitas daerah kita tidak dapat melakukan berbagai program dan kegiatan di segala bidang dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana visi misi Pemda Nabire yaitu membuka isolasi daerah demi terwujudnya masyarakat Nabire yang berwawasan keberagaman berkeadilan sejahtera dan mandiri secara berkelanjutan,” tuturnya. Dikatakan bupati, untuk mewujdukan cita-cita dan harapan ini pemerintah Nabire dengan penuh keseriusan berupaya secara maksimal untuk terus menerus meningkatkan pembangunan pada semua sektor. Berbagai kebijakan telah dilaksanakan, terutama pada sumber-sumber pendapatan daerah. Yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan daerah maupun lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Hal ini akan terus menjadi perhatian kita bersama kedepan.  Kita akan terus mencari langkah dan cara untuk menggali dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan untuk membiayai pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Kabupaten Nabire. “Kita telah ikuti bersama bahwa pelaksanaan sidang ini tentunya menyita waktu, tenaga dan pikiran kita semua. Namun perbedaan pendepatan adalah hal yang wajar dan memberikan bobot pada sidang ini. Inilah cerminan kita sebagai negara demokrasi. Karena itu saya harapkan agar perbedaan ini jangan menjadi kendala atau hambatan yang dapat menimbulkan perpecahan diatara kita, tetapi perbedaan itu untuk satukan kita semua. Mari kita satukan hati dan pikiran kita untuk membangun bagi kepentingan masyarakat dan daerah Nabire,” harapnya. (ros)