NABIRE – Apel gelar pasukan ‘Operasi Lilin Matoa’ tahun 2017 dilaksanakan untuk mengecek kesiapan seluruh personel pengamanan, termasuk kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi keamanan ketertiban masyarakat aman dan kondusif. Hal ini seperti terang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi H Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Nabire AKBP Sony Sanjaya, S.Ik, ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada apel gelar pasukan ‘Operasi Lilin Matoa 2017’ di wilayah hukum Polres Nabire. Kapolres mengatakan, apel gelar pasukan diadakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel. “Termasuk juga kelengkapan sarana dan pra sarana serta keterpaduan unsur lintas sektroal demi terwujudnya situasi kondusif, aman, dan nyaman,” kata Sony, sapaan akrab Kapolres Nabire ini.  Polri menggelar apel gelar pasukan 'Operasi Lilin 2016' untuk mengamankan kegiatan perayaan Natal dan tahun baru 2018, terhitung mulai 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 mendatang. Gelar pasukan dilakukan untuk melihat kesiapsiagaan personel dalam pengamanan tersebut. Apel pasukan tersebut digelar di Mapolres Nabire, pukul 15.00 WIT, Kamis (22/12/2017) berjalan aman dan lancar. Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam amanatnya tak lupa mengharapkan, Operasi Lilin Matoa 2017 dapat menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat sepanjang libur Natal dan Tahun Baru 2018, khususnya di tempat-tempat ibadah, jalan-jalan perlintasan arus mudik, objek wisata, pusat perbelanjaan serta fasilitas transportasi yang akan digunakan, seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara. (wan)