Al Madina Istiqossah Tutup Tahun Ajaran
NABIRE – Yayasan Al Nadina Nabire mengadakan Istiqossah dan Akhirullahnah sebagai tanda tutup tahun ajaran 2017/2018 bagi sekolah-seko
Bagikan
NABIRE – Yayasan Al Nadina Nabire mengadakan Istiqossah dan Akhirullahnah sebagai tanda tutup tahun ajaran 2017/2018 bagi sekolah-sekolah yang dikelola yayasan di Kota Nabire. Istiqossah dan Akhirullahnah tersebut dilaksanakan di Kompleks SD Al Madina, Girimulyo, Nabire pada Minggu (13/5) pagi.Ketua Yayasan Al Madina Nabire, H Moh Iskandar, SP dalam sambutannya mengatakan Istiqossah dan Akhirullahnah ini merupakan kegiatan akhir tahun pelajaran yang diadakan oleh yayasan sebelum memulai kegiatan tahun pelajaran berikutnya.Iskandar menambahkan, dari dua kegiatan tersebut, Istiqossah selalu diadakan setiap bulan dan akhir tahun pelajaran, sebagai agenda tahunan. Sedangkan Akhirullahnah dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran.Menurut Ketua Yayasan, Moh Iskandar, SD Al Madina sudah beroperasi sejak 14 tahun lalu dan telah menamatkan 10 angkatan. SD Al Madina tidak hanya membuka sekolah tetapi dilengkapi dengan sarana pembinaan keimanan bagi anak-anak didik melalui Pondok Pesantren (Ponpes).Iskandar menjelaskan Istiqossah dan Akhirullahnah sebagai sarana saling memperat hubungan antara yayasan, pengasuh sekolah dan orang tua murid. Juga sebagai tanda akhir tahun pelajaran berjalan. Kegiatan belajar mengajar di sekolah Al Madina berbasis Islami dan berbasis pondok pesantren.Dalam kesempatan itu, Ketua YayasanIskandar juga mengharapkan adanya perhatian kepada yayasan ini, sesuai dengan permohonan kebutuhan yang diajukan kepada pemerintah daerah. Karena, yayasan lain sudah memperoleh bantuan dari pemerintah daerah.Ia menyadari bantuan kepada Yayasan Al Madina tertunda karena baru saja Nabire menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi Papua dan berhasil meraih juara umum MTQ Papua. Walau demikian, berharap kepada pemerintah untuk menjawab kebutuhan yayasan yang sudah diajukan beberapa waktu lalu.Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim dalam sambutannya mengatakan, akan menyampaikan permohonan dari yayasan kepada Bupati Nabire setelah kembali dari lawatannya keluar Nabire.Wakil Bupati, Amirullah mengakui belum melihat proposal permohonan Yayasan Al Madina. Namun, himbauan yang disampaikan Ketua Yayasan Al Madina akan diteruskan kepada bupati.Kesempatan itu, Wakil Bupati mengingatkan agar lulusan Al Madina yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih lanjut agar menjaga nama baik alma mater dan menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran dan didik yang diperoleh selama pendidikan dan pembinaan di pondok pesantren selama ini. Istiqossah dan Akhirullahnah yang digelar Yayasan Al Madina tersebut dimaknai dengan kehadiran dan daqwah oleh Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nadatul Ulama (NU) Pusat, Dr K H Mohammad Bushori dan dimeriahkan dengan hiburan dari peserta didik dari Yayasan Al Madina.KH Moh Bushori dalam dakwahnya mengingatkan agar lulusan dan setiap insan agar mengedepankan aklaq dan ketaatan. Apalagi, perkembangan dan perubahan dewasa ini jauh berbeda dengan sikap perilaku masa lalu. Perubahan sikap perilaku anak dan rejama dewasa ini jauh berbeda dengan masa lalu. Karena itu, peran orang tua untuk mendidik dan membina anak-anak dan remaja menjadi anak dan remaja yang taat dan beraklaq ikut berperan aktif di dalamnya.Ia menilai, pondok pesantren sebagai tempat yang cocok untuk memndidik aklaq anak-anak dan remaja menjadi anak dan remaja yang taat dengan ajaran agama. (ans)
Bagikan artikel ini



