NABIRE - Asosiasi Batu Mulia (ABAMI) Kabupaten Nabire ikut berpartisipasi dan meramaikan pameran koperasi dan UKM dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-69 tahun 2016. ABAMI Nabire dalam keikutsertaanya dalam pameran itu juga menggelar kontes batu asli Nabire.   Selama dua hari berlangsungnya pameran, pengurus ABAMi hadir dan berkumpul di stand batu akik. Dalam pameran itu, anggota ABAMI bukan sebagain besar memasarkan batu asli Nabire. Kontes batu asli Nabire walau dalam skala intern namun tidak menghilangkan gairah peserta. Hal itu terbukti dengan banyaknya batu yang diikutkan dalam kontes. Menurut sponsor utama kontes yang juga bendahara ABAMI Kabupaten Nabire, H. Syamsul Akmar, kontes dilaksanakan guna menggugah para pecinta batu utamanya asli Nabire untuk kembali menggairahkan pasar batu yang akhir-akhir ini sedang lesu. Kontes juga dimaksudkan agar potensi alam Nabire yang kaya akan kandungan batu akik (utamanya jenis Giok) terus digali karena Giok Nabire sudah dikenal dibelahan Nusantara. “Baru-baru ini kita ABAMI Nabire ikut dalam kontes batu di Malang dalam memperebutkan Piala Rektor Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur.Dan sambutan disana untuk kita Nabire sangat luar biasa. Ternyata batu asli Nabire utamanya jenis Giok sudah dikenal dan sangat diminati,” tuturnya. “Untuk itulah kami mencoba kembali menggugah para pecinta batu untuk terus menggali dan berkarya,” imbuhnya. Sementara dalam kontes batu, panitia hanya melombakan dua kategori yakni Hijau Botol dan Hijau Stabillo. Untuk Hijau Botol, juara 1 diraih Limbad, juara 2 Udhi dan juara 3  Hamka. Sedangkan untuk Hijau Stabillo, juara 1 diraih Leo, juara 2 Hardiknas dan juara 3 Yusuf Noh. Kepada para juara diberikan hadiah berupa piala, paiagam dan uang pembinaan. (iing elsa)