
Masyarakat Adat Nabar Minta Kota Nabire Digeser ke Barat
NABIRE - Masyarakat adat dari Nabire Barat yakni suku Yeresiam, Yaur dan Umar menyatakan sikap untuk menerima ibukota Nabire bergeser ke Nabire Barat. Dan masyarakat adat 3 suku siap melepas tanah adat untuk kebutuhan lokasi ibukota Nabire, berapapun luasnya yang dibutuhkan pemerintah untuk membngun ibukota. Alasannya, masyarakat adat menerima kota Nabire digeser ke barat karena Nabire sebagai ibukota Provinsi Papua Tengah sehingga cepat atau lambat Nabire akan menjadi Kota Madya. Oleh sebab itu, masyarakat dari 3 suku adat se Nabire Barat menyatakan bersedia melepas tanah adat secara gratis untuk menggeser ibukota Nabire ke barat.



.jpeg)





