Bupati Yunus Wonda: Jangan Sampai Anak Cucu Jadi Pendatang di Tanah Sendiri
“Jangan jual tanah adat. Kalau bisa, gunakan sistem kontrak agar hak tetap kita pegang. Jangan sampai anak cucu kita menjadi pendatang di tanah sendiri,” tegas Yunus.
Kanal
Kumpulan berita, laporan, dan liputan terbaru dari kanal Daerah.
19454
Artikel
“Jangan jual tanah adat. Kalau bisa, gunakan sistem kontrak agar hak tetap kita pegang. Jangan sampai anak cucu kita menjadi pendatang di tanah sendiri,” tegas Yunus.
Menurut Hengki, pada perayaan Natal tahun sebelumnya, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa telah menyalurkan bantuan bagi sejumlah sekolah tinggi dan perguruan tinggi di wilayah Papua Tengah, meliputi Kabupaten Nabire dan Mimika.
“Kami meminta agar agenda mediasi yang sudah direncanakan Pemerintah Kabupaten Nabire dapat dipercepat. Kami siap hadir dan menyampaikan sejarah, dokumen, serta bukti-bukti yang kami miliki,” ujar Deki Nawipa.
Tiga Perdasus yang disetujui, yakni Perdasus tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pembudidaya Ikan dan Nelayan Orang Asli Papua, Perdasus tentang Standar Kompetensi atas Hasil Hutan Kayu dan Bukan Kayu pada Masyarakat Hukum Adat serta Perdasus tentang Peradilan Adat.
“Jumlah kasus sebanyak sembilan kasus dengan jumlah tersangka 13 orang,” ujar Gustav.
Victor mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 8 persen harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, mulai dari percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, pengendalian harga kebutuhan pokok, perluasan lapangan kerja, peningkatan produktivitas masyarakat, pengembangan UMKM dan pariwisata hingga kemudahan perizinan.
“Kami khususnya di SPC Kampung Bumi Mulia, bergerak di bidang peternakan, yaitu peternakan sapi,” ujar Jupri Mote saat memberikan keterangan.
“Kami berharap semoga ilmu yang didapat selama dua hari ini dapat membantu menunjang aktivitas pekerjaan dan pelayanan di kantor setiap OPD masing-masing,” ujar Joice.
Chepy menilai kolaborasi lintas sektor semakin penting di tengah perkembangan era digital yang menghadirkan tantangan baru dalam pembinaan karakter generasi muda.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengatakan Kapolda Cup I tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perebutan gelar juara.